Polisi Tembak Polisi

Beberkan Gestur Ferdy Sambo Ngaku Istrinya Diperkosa, Pakar Mikro Ekpresi Temukan Kejanggalan Ini

Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari membaca gestur dan ekspresi Ferdy Sambo saat menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Kompas TV
Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari membaca gestur dan ekspresi Ferdy Sambo saat menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari membaca gestur dan ekspresi Ferdy Sambo saat menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Ferdy Sambo dihadirkan sebagai saksi bagi terdakwa Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Pada kesaksiannya itu, Monica Kumalasari melihat ada beberapa gestur dan ekspresi berbeda yang ditunjukkan oleh Ferdy Sambo.

Menurut dia, apa yang terlihat pada gestur dan Ferdy Sambo itu merupakan indikasi dari seseorang yang sedang berbohong.

Kemudian ia juga mengatakan bahwa Ferdy Sambo seperti berusaha menghindari pertanyaan soal pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Padahal kata dia, bagian itu menjadi hal penting dalam hidup Ferdy Sambo.

Namun ia tidak melihat adanya emosi yang ditampilkan oleh Mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Ia juga menyoroti nada bicara dan cara Ferdy Sambo memegang mic sepanjang memberikan kesaksian.

"Kalau kita lihat bagaimana gestur dan ekspresinya, Pak Sambo ini sungguh berbeda sekali, keluar dari base line. Karena nada atau intonasi suaranya itu benar-benar sudah sangat lambat, terus juga menggunakan suara di dalam. Ini berbeda sekali dengan beliau biasanya di sidang-sidang sebelumnya," tutur Monica Kumalasari dikutip dari Kompas TV, Kamis (8/12/2022).

Ia pun mngatakan bahwa ada indikasi kebohongan dari apa yang ditampilkan oleh Ferdy Sambo tersebut.

"Jadi yang merupakan indikasi dari seseorang itu berbohong, salah satunya adalah apabila keluar dari baseline, ya itu yang menujukkan adanya kebocoran-kebocoran yang harus kita gali lagi," jelas dia.

Salah satu ciri seseorang keluar dari baseline itu adalah suara yang meninggi sekali atau justru malah suara yang akhirnya dalam terus kemudian pelan seperti ragu.

Baca juga: Penembakan Terhadap Brigadir J Dilakukan Secara Spontan, Ferdy Sambo: Saya Jaga Nama Baik Istri

Kemudian ia juga menyoroti gestur tubuh Ferdy Sambo saat memberikan keterangannya tersebut.

"Kalau kita melihat dari makro gestur, body language, semakin hari ini semakin bongkok, tapi menunjukkan juga stres. Tapi pundak sini juga naik. Tapi kita lihat dari intonasi suara ini sangat berbeda sekali," ujar dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved