Ada Pergeseran Tanah, Jalan Penghubung Desa Sipayung - Sukamulih Bogor Terancam Terputus

Pergeseran tanah tersebut membuat akses jalan beton penghubung Desa Sipayung dan Desa Sukamulih patah.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
BPBD
Pergeseran tanah terjadi di wilayah Kampung Cikondang, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.  

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pergeseran tanah terjadi di wilayah Kampung Cikondang, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Pergeseran tanah tersebut membuat akses jalan beton penghubung Desa Sipayung dan Desa Sukamulih patah.

"Dikarenakan tanah yang basah karena dikelilingi oleh persawahan warga dan dampak guyuran hujan menyebabkan tanah bergeser," kata Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko saat dikonfirmasi, Rabu (14/12/2022).

Dia menjelaskan bahwa pergerakan tanah tersebut terjadi sejak Kamis 08 Desember 2022 lalu.

Kondisi saat ini patahan beton jalan yang ditemukan berada di jalan sepanjang 300 meter.

"Ada 14 patahan dengan kedalaman bervariasi. Diperkirakan retakan akan melebar dan bertambah karna kultur tanah yang labil dikelilingi persawahan ditambah guyuran hujan," kata Aris Nurjatmiko.

Sementara ini, kata dia, jalan yang mengalami retak imbas pergeseran tahan itu sudah dipasangi portal peringatan jalan rusak.

Pergeseran tanah ini sementara tidak berdampak pada pemukiman warga, karena akses jalan penghubung tersebut jauh dari perkampungan warga Kampung Cikondang.

"Apabila retakan jalan makin melebar dan bertambah maka akses untuk masyarakat Kampung Cikondang akan terputus," ungkapnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved