Operasi Pasar Murah di Cigudeg Bogor Sepi Peminat, Dua Hari Cuma Satu Orang yang Datang
Operasi Pasar Murah (OPM) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor yang tersebar di 25 pasar rakyat dan 15 kantor kecamatan di Kabupaten Bogor.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Operasi Pasar Murah (OPM) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor yang tersebar di 25 pasar rakyat dan 15 kantor kecamatan di Kabupaten Bogor.
Program tersebut merupakan upaya pemerintah dalam rangka penanganan dampak inflasi akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bogor.
OPM menyasar sebanyak 35.552 orang yang terdiri dari sopir angkutan, pelaku usaha mikro, dirver ojek online maupun ojek pangkalan.
Nantinya, masyarakat hanya membayar Rp 25 ribu untuk menebus paket bantuan senilai Rp 150 ribu berupa sembako.
Namun nyatanya, program yang digelar di Pasar Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor selama dua hari sepi peminat.
"Ini sudah dua hari baru satu orang saja yang menebus, kemarin nihil tidak ada yang datang," ujar staff TU Pasar Cigudeg, Noviandri Nur Nizar, Rabu (14/12/2022).
Baca juga: Dampak Pengurangan Subsidi BBM, KUKM Dagin Kota Bogor Gelar Pasar Murah Guna Kendalikan Inflasi
Padahal, kata dia, kuota yang diberikan bagi masyarakat di Pasar Cigudeg sebanyak 635 penerima manfaat.
Noviandri Nur Nizar mengaku tak mengetahui pasti penyebab OPM tersebut sepi peminat.
"Kami hanya penyelenggara, masalah data kami engga hapal pasti datanya berapa. Yang terpenting sasarannya itu saja nanti si penerima manfaat datang ke kami, masalah sosialiasi mungkin sudah dari pusat," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pasar-murah-cigudeg-14122022.jpg)