Pemkot Bogor Terus Tingkatkan Kelas UMKM Kota Bogor, Kini Produknya Dijual di Indomaret

Salah satu produk yang berhasil dikurasi untuk dapat dipasarkan di Indomaret adalah sebuah produk ikan asin jambrong yang dikemas modern

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan kelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor agar bisa masuk ke pasar ritel ataupun mini market untuk memperluas pemasaran. Hari ini, Rabu (14/12/2022) sebanyak 10 UMKM Kota Bogor resmi dipasarkan di 21 gerai Indomaret Kota Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan kelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM) Kota Bogor agar bisa masuk ke pasar ritel ataupun mini market untuk memperluas pemasaran.

Hari ini, Rabu (14/12/2022) sebanyak 10 UMKM Kota Bogor resmi dipasarkan di 21 gerai Indomaret Kota Bogor.

Salah satu produk yang berhasil dikurasi untuk dapat dipasarkan di Indomaret adalah sebuah produk ikan asin jambrong yang dikemas modern, yang diberi nama Pawon Eboo.

Pemilik UMKM ikan jambrong Pawon Eboo, Titik Rahmawati mengatakan, proses kurasi dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM, Perdagangan, Perindustrian (Dinkukmdagin) dan program Indomaret dalam merangkul UMKM Kota Bogor.

Sebelum dilakukan kurasi, para pemilik UMKM lebih dahulu mengikuti program pelatihan yang diadakan oleh Indomaret dan Pemkot Bogor.

Upaya dan usaha yang dilakukan Titik pun membuahkan hasil, hingga produknya masuk dalam 1 dari 10 produk yang terpilih untuk bisa dipasarkan di Indomaret.

“(Prosesnya) kalau dibilang rumit, untuk pribadi itu rumit, tapi karena lewatnya Dinkukmdagin jadinya gak rumit," ungkap Titik Rahmawati.

Dalam proses untuk bisa dipasarkan di Indomaret, Titik pun membuat berbagai inovasi dari sisi kemasan, kualitas produk, dan daya saing produk hasil ciptaannya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan kelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor agar bisa masuk ke pasar ritel ataupun mini market untuk memperluas pemasaran. Hari ini, Rabu (14/12/2022) sebanyak 10 UMKM Kota Bogor resmi dipasarkan di 21 gerai Indomaret Kota Bogor.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan kelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor agar bisa masuk ke pasar ritel ataupun mini market untuk memperluas pemasaran. Hari ini, Rabu (14/12/2022) sebanyak 10 UMKM Kota Bogor resmi dipasarkan di 21 gerai Indomaret Kota Bogor. (Istimewa/Pemkot Bogor)

"Jadi kurasinya itu dari segi rasa dan packaging, kemudian keberadaan kompetitor olahan ikan asin jambrong yang masih sedikit menjadi faktor keberhasilan juga jadi bisa lolos proses kurasi," katanya.

Selain Pawon Eboo, ada juga sembilan produk lainnya yang lolos, yakni Cahaya snack gabus original, teteh sari simping beras kencur, cookies keju aren, kue ketawa, osa keju goreng ulir, osa keju keju goreng stick, osa brambang keju, susmokav dan coklat kacang sukoy.

Peresmian UMKM naik kelas masuk Indomaret ini dilaunching Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama Deputi Branch Manager Indomaret Cabang Bogor I, Bhenika Bayu Aji di Indomaret Fresh Drive Thru di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Launching produk ini merupakan kegiatan lanjutan dari program CSR Indomaret pada Juli 2022 lalu. Dalam kegiatan tersebut dihadirkan 100 produk yang kemudian di kurasi dengan aspek penilaian dan pertimbangan yang mengacu standarisasi dari Indomaret menjadi 10 produk terpilih untuk dijual di Indomaret.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved