IPB University

Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University Ajarkan Siswa SD Hidup Bersih dan Sehat

Program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta pemilahan sampah organik dan anorganik sudah dilakukan.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Mahasiswa dari Program Studi Teknik dan Manajemen, Sekolah Vokasi IPB University edukasi siswa SDN Bantarjati 9, Kota Bogor tentang hidup bersih dan sehat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mahasiswa dari Program Studi Teknik dan Manajemen, Sekolah Vokasi IPB University edukasi siswa SDN Bantarjati 9, Kota Bogor tentang hidup bersih dan sehat (12/12).

Menurut Suci Iriyani, Spd, Wali Kelas IV, SDN Bantarjati 9, Bogor, implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebetulnya telah dilakukan oleh siswa-siswinya.

“Program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta pemilahan sampah organik dan anorganik sudah dilakukan. Namun pelaksanaannya sempat terhenti karena pandemi. Oleh karena itu, saya sangat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat adik-adik mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University untuk menghidupkan kembali implementasi PHBS kepada siswa-siswi kelas 4 SDN Bantarjati 9 Kota Bogor,” ujarnya.

Ia berharap implementasi PHBS dapat meningkatkan kualitas kesehatan siswa-siswi SDN Bantarjati 9 Kota Bogor.

Hal ini akan menjadi awal dari kontribusi mereka dalam menjalani perilaku kehidupan sehari – hari yang bersih dan sehat.

“Kami senang berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik dan Manajemen Lingkungan Sekolah Vokasi IPB University dalam menggaungkan kembali implementasi PHBS. Rangkaian kegiatan yang disusun juga sangat bagus dan edukatif,” imbuhnya.

Ia dan pihak sekolah akan melanjutkan penerapan kegiatan PHBS tersebut sebagai media untuk membangun perilaku disiplin hidup bersih dan sehat untuk siswa-siswinya.

Sementara itu, menurut Mirza Shofarisqi Taqwa Putra, mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University, kegiatan PHBS 2022 Go to School ini diawali dengan pemaparan materi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kami dan siswa juga melakukan praktik cuci tangan dengan baik dan benar, pengenalan hygiene makanan, pengenalan sampah organik, anorganik dan B3 serta praktik membuang sampah sesuai dengan karakteristik sampah,” ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved