Kelurahan Layak Anak Kota Bogor, Cimahpar Raih Penilaian Tingkat Pratama, Madya dan Nindya

Dari hasil pemeriksaan administratif dan penilaian serta verifikasi lapangan, ada sebanyak 13 kelurahan yang lolos ke tahap penilaian selanjutnya

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah selesai melakukan penilaian terhadap 68 kelurahan di Kota Bogor dalam penilaian kelurahan layak anak 2022. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah selesai melakukan penilaian terhadap 68 kelurahan di Kota Bogor dalam penilaian kelurahan layak anak 2022.

Penilaian kelurahan layak anak ini merupakan inovasi Pemkot Bogor dalam upaya melakukan percepatan menuju kota layak anak (KLA) dengan melibatkan unsur wilayah dan kerja sama pentahelix dalam mewujudkan Kota Bogor naik peringkat menuju kota layak anak kategori utama hingga menjadi KLA.

Dari hasil pemeriksaan administratif dan penilaian serta verifikasi lapangan, ada sebanyak 13 kelurahan yang lolos ke tahap penilaian selanjutnya.

Dari 13 kelurahan, kata Kepala DP3A Kota Bogor, Iceu Pujiati, ada sembilan kelurahan yang berhasil meraih peringkat kelurahan layak anak dengan tingkatan pratama, madya dan nindya.

"Iya, jadi Alhamdulillah setelah dari bulan november sampai desember DP3A melaksanakan penilaian untuk kelurahan layak anak dan Alhamdulillah hari ini sudah ditetapkan pemenangnya," katanya Rabu (21/12/2022) siang, di akhir kegiatan rapat koordinasi gugus tugas percepatan KLA di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor.

Penilaian kelurahan layak anak ini kata Iceu, sebagai ikhtiar Kota Bogor dalam rangka percepatan menuju Kota Layak Anak tingkat utama hingga mendapat predikat KLA.

"Mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk kelurahan lain, sehingga nantinya tahun depan kita akan melakukan kegiatan yang sama," ujarnya.

Karena lanjut Iceu, dalam meraih KLA harus ada sinergi pentahelix dengan semua pihak dalam menerapkan lima klaster KLA melibatkan unsur RT/RW, lembaga kemasyarakatan, organisasi, akademisi, media, pengusaha dan lintas instansi.

Penilaian kelurahan layak anak dengan penilaian administrasi dan verifikasi lapangan serta evaluasi dilakukan dengan lima peringkat dengan skor peringkat kelurahan layak anak dengan skor 91-100, tingkat utama 81-90, tingkat nindya 71-80, tingkat madya 61-70 dan pratama 51-60.

Ada enam kurahan yang berhasil meraih tingkat pratama, yakni Kelurahan Tanah Sareal di Kecamatan Tanah Sareal, Kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan, Kelurahan Babakan Kecamatan Bogor Tengah, Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal, Kelurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah dan Kelurahan Rangga Mekar Kecamatan Bogor Selatan.

Untuk peringkat Madya berhasil diraih Kelurahan Sindangbarang Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat.

Peringkat Nindya berhasil diraih oleh satu kelurahan yakni Kelurahan Cimahpar Kecamatan Bogor Utara.

Lurah Cimahpar, Ronny Kunaefi mengatakan, di wilayah Kelurahan Cimahpar pihaknya sudah melakukan kolaborasi dengan lima aspek untuk pemenuhan lima klaster KLA.

"Kita juga punya Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang terbaik di tingkat Kota Bogor.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved