Tafsir Mimpi

Arti Mimpi Menikah Menurut Agama Islam, Pertanda Akan Datang Kebahagiaan?

Disebutkan arti mimpi menikah dengan perempuan yang dikenal, itu artinya pertanda akan mendapatkan sebuah tanggung jawab besar. Benarkah demikian?

Editor: Tsaniyah Faidah
Kompas.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - Penjelasan soal arti mimpi menikah dalam agama Islam. Dalam Islam, mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ternyata arti mimpi menikah merupakan pertanda hubunganmu akan mengalami perubahan.

Berdasarkan penelusuran Dream Moods, arti mimpi menikah menandakan jika hubungan kamu sedang ada di fase baru.

Mimpi ini menutut agar kamu belajar untuk meninggalkan masa lalumu.

Saat seorang lelaki bermimpi menikah dengan perempuan yang dikenal, itu artinya pertanda akan mendapatkan sebuah tanggung jawab besar.

Namun, tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang bisa dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang dialami bukan berasal dari petunjuk Allah, tapi karena bisikan setan.

Mimpi bisa juga disebabkan tersibukkannya seseorang memikirkan suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.

Dalam Islam, mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah.

Nabi Muhammad menjadikan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami para sahabat.

Dalam menentukan pensyariatan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan salah satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Baca juga: Tafsir dan Arti Mimpi Meninggal Dunia Ternyata Bisa Jadi Pertanda Buruk, Waspadai Ancaman Musuhmu

Untuk membedakan antara mimpi yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal dari bisikan setan, salah satunya dengan menandai waktu terjadinya mimpi tersebut.

Jika mimpi terjadi dini hari atau saat waktu sahur, kemungkinan besar mimpi itu adalah mimpi yang benar dan dapat ditafsirkan.

Sedangkan mimpi yang dipandang merupakan bisikan dari setan adalah mimpi yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang.

“Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, sebab waktu tersebut adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin, juz 1, hal. 76).

Sumber : TribunJambi.com

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved