Kejebak Macet, Pria di Puncak Bogor Malah Acungkan Air Soft Gun, Begini Kronologinya
Cekcok mulut pun tidak bisa terelakan antara pria yang mengacungkan air softgun yang juga seorang pengendara dengan pengendara lain.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Air Softgun diacungkan oleh seorang pria yang diperkirakan berusia 35 tahun di Kawasan Puncak-Megamendung, Kabupaten Bogor.
Air soft gun itu diacungkan saat macet melanda kawasan Megamendung pada kemarin, Jumat (13/1/2023) sore hari.
Cekcok mulut pun tidak bisa terelakan antara pria yang mengacungkan air softgun yang juga seorang pengendara dengan pengendara lain.
"Iya kemarin ada di depan Cimory 2 gitu. Kita amankan ke kantor, dia lagi emosi akhirnya minta maaf kepada sopir mobil boks kalau enggak salah. Dimaafkan, dibuat surat pernyataan mohon maaf kepada semuanya. Itu air softgun udah enggak bisa kepakai," kata Kapolsek Megamendung AKP Eddy Santosa menceritakan saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/1/2023).
Eddy menjelaskan, awalnya pria yang mengacungkan air softgun ini hendak melewati Jalan Megamendung.
Namun, tepat di depan Cimory, pria itu beralasan buru-buru.
"Awalnya mau lewat, tapi enggak ada ruang gitu, ya namanya juga macet. Mungkin ada keperluan pingin cepat-cepat itu," jelasnya.
Supaya keadaan membaik, keduanya pun langsung dibawa ke Mako Polsek Megamendung.
Keduanya didamaikan oleh polisi di Megamendung.
"Karena sudah saling memaafkan, tidak ada yang dirugikan segala macam, kita pulangin. Kalau senjatanya api ya ditahan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/air-soft-gun_20160309_164731.jpg)