Ada Perusahaan Tambang Tak Hadir Sosialisasi, Wagub Jabar Marah Minta Sekda Kabupaten Bogor Evaluasi

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rhuzanul Ulum geram kepada perusahaan tambang yang tidak hadir.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kemeja kuning) bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin (kemeja putih) geram dengan perusahaan yang tidak hadir saat sosialisasi pelayanan perizinan sektor pertambangan mineral dan batu bara kepada pemegang izin usaha pertambangan (IUP) di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (12/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsaBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rhuzanul Ulum geram kepada perusahaan tambang yang tidak hadir saat sosialisasi terkait pelayanan perizinan sektor pertambangan mineral dan batu bara kepada pemegang izin usaha pertambangan (IUP) di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (12/1/2023).

Sosialisai itupun diikuti oleh sekitar 50 perusahaan tambang. Bahkan orang nomor dua di Jawa Barat itu rela mengabsen satu persatu nama perusahaan yang hadir saat acara tersebut untuk mengetahui perusahaan mana yang hadir dan tidak hadir.

"Catat pak Sekda ini berarti tidak bisa bekerja sama ini dievaluasi lagi izinnya, atau tidak usah diperpanjang," kata Uu Ruzhanul Ulum kepada Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, Rabu (18/1/202).

Seraya Wakil Gubernur Jawa Barat itu menyebutkan nama-nama perushaan yang diundang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor pun mengeluarkan secarik kertas dan mencatat perusahaan mana saja yang tidak hadir.

"Ada sekitar empat perusahaan yang tidak hadir, nanti saya akan minta pertanggungjawabannya ke pak plh bupati (Sekretaris Daerah) kenapa mereka tidak hadir," ujarnya kepada wartawan usai acara.

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, dengan tidak hadirnya perusahaan tersebut sama saja tidak mengindahkan kemudahan perizinan yang selama ini telah didapatkan para perusahaan.

"Seharusnya mereka menghargai kami dong, saya juga menghargai mereka dengan memberikan izin yang legal, kenapa diundang sama kami kok gak dateng, kan engga menghargai," tegasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan akan menindak lanjuti ketidak hadiran sejumlah perusahaan pertambangan tersebut.

"Nanti bersama bu kadis pertambangan, digabung dengan yang di Kabupaten kota yang lain yang tidak hadir saya minta diundang di provinsi, atau nanti dijemput pake mobil ambulans kali ya," ucapnya sambil bergurau.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved