Polisi Bubarkan Komunitas Rojali di Gunungputri Bogor, Kini Mereka Jadi Duta Agen Perubahan
Kapolsek Gunungputri Kompol Bayu Tri Nugraha mengatakan bahwa orang tua para remaja ini pun turut dipanggil ke Polsek.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Polsek Gunungputri telah memanggil sejumlah remaja dari komunitas rombongan jamaah liar (rojali) setop truk pasca aksi mereka memakan satu korban jiwa di Jalan Raya Indocement, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Gunungputri Kompol Bayu Tri Nugraha mengatakan bahwa orang tua para remaja ini pun turut dipanggil ke Polsek.
"Kami dari Polsek Gunungputri telah memanggil yang terkait dengan aksi komunitas rojali yang telah memakan korban jiwa kemarin," kata Kompol Bayu Tri Nugraha dalam keterangannya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rabu (18/1/2023).
Sejumlah remaja bersama orang tua mereka ini juga dipertemukan dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan juga Satlantas.
Dalam pemanggilan ini dibuat kesepakatan dan komitmen agar perbuatan serupa tak lagi terulang.
"Kami sudah membuat kesepakatan dan komitmen kepada mereka, untuk komunitas rojali Kecamatan Gunungputri telah dibubarkan," kata Kompol Bayu Tri Nugraha.
Para remaja ini, kata Kapolsek, juga bersedia menjadi duta agen perubahan untuk mengajak seluruh rojali yang masih ada agar menghentikan aksi setop truk yang berbahaya tersebut.
Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh remaja yang masih melakukan aktivitas menghentikan truk di jalan raya untuk segera menghentikan aksinya.
"Kami juga mengajak kepada seluruh pihak untuk kiranya dapat peduli permasalahan ini, dimulai dari orang tua, guru, lingkungan dan juga aparat setempat," ungkap Kompol Bayu Tri Nugraha.
Diketahui, seorang remaja rojali tewas tertabrak truk di Jalan Raya Indocement, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor pada Sabtu (14/1/2023) kemarin.
Korban ini tewas tertabrak saat mencoba membuat konten menyetop truk bersama rekan-rekannya yang dilakukan secara tiba-tiba.
Tidak hanya di Kabupaten Bogor, di wilayah Kota Bogor pun terjadi peristiwa serupa pada Kamis (5/1/2023) di Jalan Soleh Iskandar yang juga memakan korban jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/memanggil-sejumlah-remaja-dari-komunitasrombongan-jamaah-liar.jpg)