Diajak Seniornya Masuk Gengster, 15 Pelajar di Kota Bogor Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

15 pelajar ini diamankan saat hendak tawuran di Jembatan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. kejadian ini bermula ketika belasan pelajar ini

Istimewa/Dok Polresta Bogor Kota
Belasan pelajar yang hendak tawuran diamankan di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis (19/1/2023) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - 15 pelajar SMP di Bogor diduga hendak tawuran diamankan di Mako Polresta Bogor Kota pada kemarin, Rabu (18/1/2023).

15 pelajar ini diamankan saat hendak tawuran di Jembatan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

15 pelajar ini pun saat ini satu minggu kedepan harus wajib lapor kepada Polresta Bogor Kota.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menceritakan, kejadian ini bermula ketika belasan pelajar ini teriak di tanjakan Empang.

"Saat mengejar mereka kemarin di wilayah penyebrangan Jembatan Borsel, mereka sedang teriak teriak untuk tawuran. Setelah itu warga dan satgas pelajar melakukan pengejaran," kata Bismo dalam keterangan tertulisnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (19/1/2023).

Saat dikejar itu, sambung Bismo, belasan pelajar ini berhasil diamankan.

Namun, saat dilakukan pengejaran, sekitar 10 orang pelajar lainnya berhasil melarikan diri.

"Pada saat di TKP ada sekitar 25 orang namun yang berhasil tetangkap hanya 15 orang," tambahya.

Dari belasan pelajar yang diamankan ini, tidak ada senjata tajam yang dibawa.

Pihaknya, tidak mengamankan senjata tajam yang dibawa belasan pelajar ini.

"Untuk senjata tajam tidak ada yang diamankan," tambahnya.

Bismo pun kini telah mengantongi alasan pelajar ini diamankan dan hendak tawuran.

Baca juga: Sudah Janjian Mau Tawuran di Cileungsi Bogor, 13 Remaja Bersenjata Tajam Diciduk Polisi

Pelajar ini, diduga menerima ajakan seniornya untuk bergabung dengan kelompok Street Genk.

Bismo pun mengimbau, untuk belasan pelajar ini tidak menerima ajakan seniornya lagi untuk bergabung.

"Tidak mengikuti ajakan para Senior yang tergabung dalam Street Genk. Kemudian, menerapkan Pola Pembinaan yang Sinergis antara Walikelas dan Pihak Sekolah sebagai Upaya Monitoring dan antisipatif," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved