Kasatlantas Sindir Pengusaha Sepeda Listrik di Kota Bogor, Sebut Masih Banyak Keluhan Parkir Liar

Galih menjelaskan, pihaknya sejauh ini terus koordinasi dengan PT BEAM selaku pengelola sepeda listrik.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
Dokumentasi Pemkot Bogor
Ilustrasi Sepeda Listrik di Kota Bogor yang dikelola oleh PT BEAM. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria meberikan sindirian kepada pengusaha sepeda listrik di Kota Bogor.

Menurut Kompol Galih Apria, saat ini masih banyak keluhan soal banyaknya parkir liar sepeda listrik milik PT BEAM Mobility yang menutupi jalur pedestrian untuk pejalan kaki lantaran diparkir di jalur trotoar

Ia menjelaskan, sesuai Permenhub Nomor 45 hal itu tidak diperkenankan untuk dilakukan.

"Sehingga itu akan menggangu dari pejalan kaki.  Silahkan gunakan misalnya dia di stadion, halaman stadion dan sebagiannya dan kami memberikan iimbauan itu juga," tambahnya.

Menurutnya,  PT BEAM seolah-olah tidak bisa mengambil keputusan terkait masih banyak keluhan yang diterima oleh Satlantas terkhusus parkir liar yang banyak menghalangi pedestrian serta pengoperasionalan sepeda.

"Nah itu yang kami agak khawatir. Mereka masih akan membahas itu ke pimpinan atas. Ya mudah mudahan sih bisa direalisasikan," kata Kompol Galih Apria kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (20/1/2023).

Galih menjelaskan, pihaknya sejauh ini terus koordinasi dengan PT BEAM selaku pengelola sepeda listrik.

Dari hasil koordinasi terbaru, kata Galih, Satlantas Polresta Bogor Kota memberikan gambaran dilapangan soal sepeda listrik ini.

"Kami melakukan survey, obeservasi di lapangan yang menggunakan BEAM diatas jam 9 malam itu di gunakan kadang-kadang dia itu turun ke jalan dan sebagainnya. Sehingga efektifitas perubahan dari ttitik ke titik lainnya itu tidak ada," imbuhnya.

Gali menjelaskan, dari hasil observasinya masih banyak ditemukan soal sepeda yang melanggar zonasi wilayah pemakaian.

Terlebih di jalur SSA yang memang merupakan jalur VVIP kepresidenan dan tamu negara.

"Sehingga ketika nanti ada kunjungan tamu negera kunjungan kunjungan rapat rapat kepresidenann menteri dan sebagainya di istana, BEAM ini tidak mengganggu," tambahnya.

Pihaknya akan terus memberikan teguran keras apabila masih banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh PT BEAM ini.

"Kami juga agak memberikan penjelasan SOP kepada anggota siapapun sepeda listrik yang menggunakan di kendaraan hentikan di kasih himbau dan kembalikan ke jalurnya ya jalurnya sekarang ini adalah trotoar," tandasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved