Tak Hanya di Taman Setu Cibinong, Pemkab Bogor Bakal Bangun Aviari di Alun-alun Cirimekar

aviari itu pun dapat digunakan sebagai sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal beberapa jenis satwa yang ada di dalamnya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Aviari di Taman Cibinong Situ Plaza Kabupaten Bogor, Jumat (20/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsaBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor berencana akan menambahkan aviari di ruang terbuka hijau atau taman-taman yang ada di Kabupaten Bogor.

Hal tersebut setelah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bersiap membangun satu buah aviari di Taman Cibinong Situ Plaza.

Selain bisa menjadi alternatif tempat rekreasi, aviari itu pun dapat digunakan sebagai sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal beberapa jenis satwa yang ada di dalamnya.

Salah satu ruang terbuka hijau yang akan dibuatkan aviari adalah alun-alun Cirimekar, yang berada di Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Ada beberapa yang berpotensi dan akan kami dorong seperti itu, seperti di Alun-Alun cirimekar, kalau dari sisi percontohannya kan kita sudah ada burung merpati," ujar Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Jumat (20/1/2023).

Akan tetapi, untuk proses pembangunan aviari tersebut pihaknya masih menunggu respon atau ingin melihat terlebih dulu antusias dari masyarakat itu sendiri.

"Kalau Cirimekar kami masih menyiapkan pengamanan, pengoperasian, beberapa tenant yang kami operasikan, mencari bentuk dulu prioritas nya. kan kuncinya indikator kebahagiaan masyarakat, kalau masyarakat bahagia, kita sebagai pelayan masyarakat ya menyiapkan ruang itu," katanya.

Meskipun di Kabupaten Bogor sendiri memiliki beberapa ruang terbuka hijau, namun, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan tidak semua taman bisa di tempatkan aviari.

"Untuk setu plaza ini kan bisa disisipi kegiatan seperti itu karena kan dari konsepnya lebih ke konservasi setu. Tapi ada juga taman yang tidak bisa diisi kaya gitu, karena ruangan sempit, aktivitas padat, misalnya taman kontemplasi atau taman perubahan Bojonggede," tandasnya.

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved