Penataan Simpang Ciawi Bogor Hanya Gertak Sambal, Jalan Raya Tetap Jadi Terminal Bayangan Angkot

lapak-lapak PKL liar yang berada di simpang ini terutama yang berada di pedestrian telah dibongkar karena kerap menjadi masalah kemacetan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi Terminal Bayangan angkot di Simpang Ciawi Bogor tepatnya di Pasar Ciawi masih menjadi momok kemacetan, Selasa (24/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Penataan Kawasan Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor seolah hanya gertakan sambal semata.

Sebab, hingga saat ini, Selasa (24/1/2023) masih ada 'Terminal Bayangan' angkutan kota (kota) yang menjadi momok kemacetan di Ciawi terutama di depan Pasar Ciawi.

Padahal, sebelumnya, lapak-lapak PKL liar yang berada di simpang ini terutama yang berada di pedestrian telah dibongkar karena kerap menjadi masalah kemacetan.

Saat ini, lapak PKL yang berada di Simpang Ciawi sudah tidak ada.

Pantauan TribunnewsBogor.com di depan Pasar Ciawi, angkot ini seolah tetap menjamur.

Mereka tetap berjejer cukup panjang sampai dekat dengan lampu merah Simpang Ciawi.

Apabila dilihat dari arah atas (Puncak Bogor) angkot ini berjejer sampai dekat dengan Kantor Polsek Ciawi.

Mereka menjadikan Terminal Bayangan ini sebagai tempat menaik dan menunggu penumpang.

Mereka terlihat bisa menunggu penumpang sampai 15 menit.

Tidak ada petugas kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub) di areal ini guna memperlancar arus.

Mereka seolah dibiarkan untuk tetap menjadi momok kemacetan di Simpang Ciawi.

Camat Ciawi Sutisna mengatakan, permasalahan ini merupakan permasalahan yang klasik.

Dirinya mengakui memang penataan kawasan Simpang Ciawi belum menyeluruh.

"Memang soal penataannya belum sepenuhnya. Perlahan kita lakukan penataan terus. PKL sudah tinggal angkotnya," kata Sutisna saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (24/1/2023).

Dirinya menyebut akan segera lakukan koordinasi untuk menyelesaikan permasalahan Terminal Bayangan ini.

Sutisna meyakini, hasil koordinasi yang akan terus dilakukan bisa membuat penataan Simpang Ciawi benar terealisasi.

"Kalau angkot kan wewenangnya itu dari Dishub maupun Polisi. Kita akan terus koordinasi biar penataan bisa menyeluruh," tandasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved