Bawaslu Imbau Parpol di Kabupaten Bogor Agar Tak Kampanye Sebelum Waktunya, Ini Penjelasannya

menurutnya dalam regulasi kampanye bisa dilaksanakan pada bulan November, tiga hari setelah dilakukannya penetapan partai politik. kampanye itu juga

TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Burhanuddin, anggota Bawaslu Kabupeten Bogor. Selasa (24/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bawaslu Kabupaten Bogor memberikan imbauan kepada seluruh caleg untuk tidak melakukan kampanye terlalu dini.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin mengungkapkan bahwa pihaknya mengimbau untuk tidak berkampanye terlalu dini.

Sebab, menurutnya dalam regulasi kampanye bisa dilaksanakan pada bulan November, tiga hari setelah dilakukannya penetapan partai politik.

"Fenomena kali ini akan menjadi fokus kita guna temen-temen partai tidak melakukan kampanye. Karena kampanye seharusnya dilakukan pada November tiga hari setelah ditetapkannya partai politik," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (25/1/2023).

Lalu, kampanye itu juga memiliki tiga motif, yakni citra diri seperti nomor urut, visi misi yang ditampilkan, kemudian mengajak.

Burhanuddin mengatakan, bila tidak terdapat tiga unsur itu, maka Parpol disebut melanggar kampanye.

"Apabila tidak ada 3 unsur ini maka itu tidak disebut kampanye. Unsur itu ialah citra diri seperti nomor urut partai, visi misi partai yang kerap ditampilkan dan kemudian ada ajakan. Nah apabila tidak ada ketiga unsur ini maka diperbolehkan, apabila ada maka itu bisa diunduh melanggar kampanye di luar jadwal," jelasnya.

Bahkan, Bawaslu Kabupaten Bogor juga memberikan imbauan kepada partai-partai Politik mengenai jadwal kampanye.

"Kita sudah memberikan imbauan kepada Partai Politik tentang apa saja yang hal diperbolehkan sebelum masa kampanye. Intinya kalo sifatnya masih sosialisasi, kemudian kegiatan internal partai itu masih boleh," katanya.

Sementara itu, untuk pengawas desa atau kelurahan, pihaknya mengaku saat ini masih sedikit yang mendaftar.

Sehingga, masa pendaftaran untuk pengawas diperpanjang sampai persyaratan terpenuhi.

"Sampai tanggal 26 Januari nanti akan ada perpanjangan pendaftaran, karena salah satu yang menjadi dasarnya adalah kekurangan pendaftar. Sebab syaratnya dari setiap desa itu minimal 2 pendaftar, salah satunya itu harus ada perempuan di dalamnya."  Ujarnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved