Dugaan Pelecehan di Wisata Kawah Ratu TNGHS Berakhir Damai, Ini Penjelasan Polisi

Dari mediasi yang digelar ini, pelaku meminta maaf kepada korban dan pihak korban memaafkan kejadian tersebut sehingga persoalan ini diselesaikan

Istimewa/Dok Polres Bogor
Dugaan pelecehan yang viral terjadi di kawasan lokasi wisata Kawah Ratu wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) berakhir damai. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dugaan pelecehan yang viral terjadi di kawasan lokasi wisata Kawah Ratu wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak ( TNGHS) berakhir damai.

Pelaku diketahui merupakan seorang pria berinisial A (38), pekerja di Kawah Ratu.

Pelaku dinilai telah melecehkan setelah memotret seorang wanita yang sedang duduk secara diam-diam menggunakan handphone pada Minggu, 22 Januari 2023 lalu.

Setelah kejadian ini diketahui teman korban, sempat terjadi keributan hingga kemudian viral setelah ceritanya diunggah ke media sosial.

Terkait kejadian tersebut pihak kepolisian dari Polsek Cibungbulang Polres Bogor melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi.

"Kami sudah melakukan tindakan kepolisian dengan mempertemukan kedua belah pihak, pihak korban dan juga pelaku," kata Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Dia mengatakan, kedua pihak dipertemukan untuk dilakukan mediasi di Kantor TNGHS.

Dari mediasi yang digelar ini, pelaku meminta maaf kepada korban dan pihak korban memaafkan kejadian tersebut sehingga persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan atau Restoratif Justice.

"Selain itu terhadap pelaku telah diberikan sanksi dengan diberhentikan dari pekerjaannya selaku pengelola wisata kawah ratu," ungkap Kompol Agus Permana.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved