Dukungan Keluarga Jadi Penentu Keberhasilan Diet Penderita Diabetes
Dampak yang sering terjadi antara lain stroke, ulkus kaki, kebutaan, penyakit ginjal, gagal jantung, neuropati dan bahkan mengalami kematian.
Penulis: Geok Mengwan | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Geok Mengwan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penderita penyakit diabetes kerap kali pasrah lantaran program diet yang dijalaninya gagal total.
Seorang mahasiswi Profesi Dietisien Universitas Esa Unggul, Yuliana Sarnasih menjelaskan, diabetes meletus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah) akibat dari kekurangan insulin yang di produksi kelenjar pankreas atau ketidakmampuan beberapa sel untuk menggunakan insulin.
Dampak yang sering terjadi antara lain stroke, ulkus kaki, kebutaan, penyakit ginjal, gagal jantung, neuropati dan bahkan mengalami kematian.
Menurutnya, komplikasi dapat dicegah bila penderita diabetesi ini patuh dalam menjalani diet.
"Salah satu penyebabnya adalah tidak memahami soal manfaat diet tersebut bagi penyakit yang dideritanya. Padahal kepatuhan para penderita diabetes dalam melaksanakan diet menjadi harapan bagi tim kesehatan," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada TribunnewsBogor.com, Senin (30/1/2023).
Lebih lanjut ia menjelaskan, bila para penderita diabetes tidak patuh dalam melaksanakan pengobatan dan diet yang telah dianjurkan oleh dokter, ahli gizi atau petugas kesehatan lainnya maka akan dapat memperburuk kondisi penyakitnya.
"Dukungan keluarga sangat penting, karena menjadi motivasi para penderita diabetes untuk dieta maupun pengobatan," ujar wanita yang juga merupakan Sarjana Gizi.
Menurutnya, dukungan tersebut meliputi dukungan instrumental berupa penyediaan obat-obatan yang dibutuhkan, dukungan informasi berupa pemberian nasihat, serta dukungan emosional berupa simpati dan empati terhadap diabetesi.
"Salah satu manfaat dari dukungan keluarga bagi penderia diabets adalah memberikan rasa nyaman. sebab keyakinan di dalam diri penderita diabetes ini akan mendorongnya untuk menjadi patuh terhadap pengobatan dan diet yang sedang dijalani," tuturnya.
Berikut bentuk dukungan yang dapat diberikan keluarga bagi penderita diabetes:
1. Dukungan emosional: ekspresi empati, perhatian, pemberian semangat, kehangatan pribadi, cinta, atau bantuan emosional.
2. Dukungan informasi: nasihat, saran dan diskusi tentang bagaimana cara mengatasi permasalahan dari penderita diabetes
3. Dukungan instrumental: bantuan material seperti tempat tinggal atau membantu memgerjakan tugas rumah sehari-hari/
4. Dukungan penilaian: memberi umpan balik, membimbing dan menilai progres dari diet yang dilakukan oleh penderita diabetes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes.jpg)