Dinilai Bermanfaat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Samisade Dilanjutkan di Tahun 2024

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Kabupaten Bogor dilanjutkan pada tahun 2024 nanti.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) Kabupaten Bogor dilanjutkan pada tahun 2024 nanti.

Dia menilai bahwa program bantuan keuangan infratruktur desa tersebut cukup baik.

"Program ini sangat penting untuk memberikan rasa keadilan pada masyarakat dengan menggunakan fungsi distribusi APBD untuk pemerataan pembangunan," kata Rudy Susmanto dalam keterangan yang diterima TribunnewsBogor.com, Selasa (31/1/2023).

Rudy mengaku sangat mendukung program Samisade ini yang terbukti dengan adanya peningkatan alokasi anggarannya pada APBD 2023 yakni sebesar Rp 407 Miliar.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp 395 Miliar dan tahun 2021 sebesar Rp 372 Miliar.

"Secara pribadi maupun kelembagaan saya meminta agar program bantuan keuangan infrastruktur desa tetap dilanjutkan dan harus dianggarkan dalam APBD 2024," kata Rudy Susmanto.

Dia menjelaskan bahwa dengan anggaran Samisade ini, pembangunan di wilayah akhirnya menggunakan sistem bottom up dari bawah ke atas dan yang dibutuhkan masyarakat masing-masing desa diakomodir.

Program ini, kata dia, juga bisa menggerakkan perekonomian lokal dengan melibatkan banyak tenaga kerja setempat lalu dengan infrastruktur yang memadai, warga desa bisa lebih produktif dalam memanfaatkan berbagai potensi di daerahnya.

Program tersebut juga bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran terbuka, kemudian meminimalkan warga yang menjadi pekerja migran, serta mengurangi minat masyarakat bermigrasi ke kota-kota besar.

"Dengan memanfaatkan potensi desa itu, maka kesejahteraan warga desa akan lebih cepat tercapai," kata Rudy Susmanto.

Dia berharap tidak ada lagi pihak yang ingin menghilangkan program Samisade ini dalam rencana pembangunan, karena perhatian untuk bagaimana meningkatkan kualitas pelaksanaan program yang harus ditingkatkan.

Rudy juga mengingatkan agar pemerintah desa segera menyelesaikan penggunaan dan pelaporan Samisade 2022 agar dapat menggunakan Samisade 2023.

"Semakin cepat anggaran diserap, maka pekerjaan di lapangan akan semakin cepat pula dapat dinikmati oleh masyarakat," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved