Rumah Mewah Mayor Yance di Citeureup Bogor Dicari Orang Belanda, Warga Bingung Didatangi Bule
Orang Belanda ini mendatangi Asep Saepudin diduga karena dari catatan sejarah yang ada, makam Raden Sake sempat ditulis dalam catatan Belanda sebagai
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Rumah mewah milik tuan tanah kaya di masa kolonial Belanda Major Jantje (Mayor Yance) di Citeureup, Kabupaten Bogor yang hilang ditelan waktu rupanya sempat dicari-cari keberadaannya oleh orang Belanda.
Orang Belanda yang melakukan pencarian ini datang langsung ke Citeureup menemui warga tepatnya ke Desa Karangasem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Hal ini diakui oleh Pengurus Makam Raden Sake, Asep Saepudin.
"Orang Belanda pernah ke sini datang dua orang," kata Asep Saepudin kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (16/2/2023).
Orang Belanda ini mendatangi Asep Saepudin diduga karena dari catatan sejarah yang ada, makam Raden Sake sempat ditulis dalam catatan Belanda sebagai makam tuan tanah pertama di Citeureup yang lokasinya tak begitu jauh dari rumah mewah Mayor Jantje.
Kedatangan kedua bule ini, kata Asep, terjadi sekitar 5 tahun yang lalu atau sekitar tahun 2018.
Kedua bule tersebut mengaku keturunan keluarga Mayor Jantje yang juga bernama lain Augustijn Michiels.
"Mereka ngomong pake bahasa Inggris. I am from Netherland, i am Mr. Jantje's family, i am looking for wah macem-macem," cerita Asep.
Kedua bule tersebut, kata Asep, menanyakan terkait gedung-gedung bangunan milik keluarga Mayor Jantje yang pernah berdiri di Citeureup.
Selain itu, orang Belanda tersebut juga menanyakan terkait makam-makam keluarganya.
Namun Asep sendiri mengaku tak punya informasi soal itu semua.
"Dia nanya gedung-gedung Belanda jaman dulu dimana, posisinya dimana, makam-makam keluarga saya dulu dimana. Wah saya juga gak tahu, saya bilang," terang Asep Saepudin.
Baca juga: Misteri Istana Citeureup Bogor yang Hilang Ditelan Waktu, Dibangun Tahun 1850, Kini Tinggal Cerita
Asep mengatakan bahwa terkait lokasi bangunan Belanda dia tak tahu pasti karena wilayah Desa Karangasem Timur sendiri saat ini sudah dipadati bangunan pemukiman penduduk dan pabrik-pabrik sehingga bekas bangunan belanda sudah sulit ditemukan.
Selain itu, keberadaan Mayor Jantje sendiri di Citeureup pada masa lalu terbilang cukup jauh yakni di masa kolonial dan dirinya pun hanya mengetahui sebatas informasi bahwa Mayor Jantje adalah tuan tanah perkebunan di Citeureup jaman Kolonial Belanda yang disebut Mandor Yance.
Dalam buku Oude Hollandche Buitenplaatsen Van Batavia karya Dr.V.I Van De Wall, disebutkan bahwa rumah mewah Citeureup atau yang disebut Landhuis Tjitrap ini dibangun sekitar tahun 1850.
Namun bangunan mewah istana tuan tanah kaya raya ini sempat rusak imbas gempa Bogor, kemudian sekitar tahun 1928 bangunannya direnovasi kembali namun seiring waktu berlalu kini bangunan tersebut menghilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Penampakan-jalan-yang-diduga-dulunya.jpg)