Hati-hati, Kubangan Jalan Berlubang Dalam di Simpang Tengsaw Citeureup Bogor, Picu Arus Tersendat

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (2/3/2023), di lokasi ini terdapat genangan air dari lubang jalan yang cukup dalam. Baik kendaraan roda dua

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kubangan air jalan berlubang kawasan Jalan Tajur, persimlangan Jalan Tengsaw, Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (2/3/2023) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Pengendara yang melintasi Jalan Tajur kawasan persimpangam Jalan Tengsaw, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor harus ekstra hati-hati.

Lokasi ini merupakan salah satu titik yang rawan tergenang air lintasan saat diguyur hujan.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (2/3/2023), di lokasi ini terdapat genangan air dari lubang jalan yang cukup dalam.

Baik kendaraan roda dua maupun empat, banyak yang memlilih melambatkan laju kendaraannya saat melintasi kawasan ini.

Beberapa kendaraan bahkan sampai kesulitan melintasi titik ini karena dalamnya lubang jalan sehingga terkadang arus lalu lintas di persimpangan ini tersendat.

Diduga karena kerap tergenang air saat hujan, kondisi aspal jalan di lokasi ini menjadi mudah mengalami kerusakan.

Diketahui, wilayah Desa Tarikolot merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Citeureup yang rawan banjir.

"Kalau untuk rawan banjir ada di Desa Puspasari, Tarikolot, Puspanegara dan Sanja," kata Camat Citeureup, Ridwan Said.

Dia menjelaskan bahwa keempat desa rawan banjir ini memiliki permasalahan banjir yang berbeda-beda.

"Penyebabnya beda-beda, seperti adanya penyempitan (saluran air), perlu ada sodetan-sodetan, berbeda-beda memang," kata Ridwan Said.

Titik-titik banjir ini pun, kata dia, sudah diadukan kepada pihak PUPR untuk dibantu penanganannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved