'Dua Kali Open BO' Pengakuan Pelaku Mutilasi Ungkap Sosok Korban, Dihabisi saat Lepas Pakaian

Seorang ibu beranak dua itu tak hanya dibunuh, pelaku juga memutilasi tubuh korban menjadi puluhan bagain.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor/Tribun Jogja
'Dua Kali Open BO' Pengakuan Pelaku Mutilasi Ungkap Sosok Korban, Dihabisi saat Lepas Pakaian 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemuda berusia 23 bernama Heru Prasetyo nekat mengahbisi nyawa seorang mamah muda berinisial IA (34) dipenginapan kawasan Sleman, Yogyakarta.

Seorang ibu beranak dua itu tak hanya dibunuh, pelaku juga memutilasi tubuh korban menjadi puluhan bagain.

Saat ini, tersangka Heru sudah diamankan oleh polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepada petugas, Heru mengaku menyesal karena telah menghabisi nyawa AI dengan cara yang sadis.

"Saya sangat menyesal,"kata Heru.

Heru mengaku ingin bertemu dengan keluarga korban agar bisa meminta maaf secara langsung.

Selain itu dia ingin bertemu dengan keluarganya untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Saya pengen ketemu dengan keluarga, minta maaf dengan kelakuan saya yang seperti ini,"ucapnya.

Heru mengaku, aksi pembunuhan itu dilakukan dengan latar belakangi utang pinjol.

Dia ingin lari dari utang pinjol dan mencari cara cepat untuk melunasinya.

"Pengen lari dari pinjaman online. Melunasinya,"ucapnya.

Tak hanya itu, tersangka juga mengungkap sosok korban AI.

Menurut tersangka Heru, korban AI merupakan wanita Open BO yang sudah beberapa kali melayaninya di ranjang.

Keluarga korban mutilasi di Sleman ungkap rencana korban setelah lebaran, Ayu akan bertunangan dan menikah dengan pengusaha properti, tetapi takdir berkata lain, ia tewas dibunuh dengan sadis
Keluarga korban mutilasi di Sleman ungkap rencana korban setelah lebaran, Ayu akan bertunangan dan menikah dengan pengusaha properti, tetapi takdir berkata lain, ia tewas dibunuh dengan sadis (Istimewa/kolase Tribun Jogja)

Heru Prasetyo mengaku dirinya tidak memiliki hubungan spesial dengan korban.

Ia mengaku, mengenal sang mamah muda dari Facebook sekitar dua bulan yang lalu.

"Open BO, dua kali," katanya dilansir dari Youtube Tribunnews, Kamis (23/3/2023).

Berdasarkan pengakuannya, ia menggunakan jasa open BO korban melalui aplikasi Facebook, bukan miChat.

Pada momen kedua kalinya menyewa jasa korban itulah, Heru Prasetyo langsung menghabisi nyawa korban dan memutilasi tubuhnya.

Setelah menghabisi nyawa AI dengan sadis, Heru Prasetyo kemudian membawa kabur barang berharga milik korban.

Ia membawa kabur motor milik korban dan uang Rp 230.000 dari AI.

Dihabisi saat Lepas Pakaian

Korban AI rupanya dibunuh oleh pelaku Heru Prastiyo (23)  saat keduanya akan bercinta di dalam penginapan dikawasan Sleman.

Diketahui, korban dan pelaku saling kenal melalui media sosial facebook.

Pelaku Mutilasi Ditangkap, Sepucuk Surat di TKP Ungkap Motif Pembunuhan Mamah Muda di Sleman
Pelaku Mutilasi Ditangkap, Sepucuk Surat di TKP Ungkap Motif Pembunuhan Mamah Muda di Sleman (Koalse Tribun Bogor/Tribun Jogja)

"Itu dimulai dari perkenalan lewat facebook di bulan November 2022 lalu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Neredy Irwansyah Putra, saat jumpa pers, Rabu (22/3/2023).

Kemudianm, pada Minggu (19/3/2023) malam yang nahas itu korban dan pelaku berada dalam sebuah kamar.

Keduanya pun berencana melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

"Hasil keterangan dari tersangka bahwasanya belum sempat dilakukan hubungan badan. Namun pada saat korban membuka baju dan dalam keadaan lengah, (korban) langsung dipukul kepala bagian belakang kemudian lumpuh dan dilakukan eksekusi," tuturnya.

Proses mutilasi itu dilakukan tersangka dengan tenang dan menggunakan alat pisau komando, gergaji dan cutter yang sudah disiapkan tersangka.

"Jadi ada ptongan besar, kecil sampai sedang ini menurut kami dilakukan tidak dengan buru-buru, maksudnya mungkin dari pelaku dia ingin cepat tapi dalam pelaksanaannya itu ternyata dia memotong membutuhkan waktu yang cukup lama," tutur Kasubbid Dokpol Biddokes Polda DIY sekaligus Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda DIY AKBP Aji Kadarmo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved