Pengobatan Alternatif Ida Dayak Batal Digelar di Cilodong, Mayjen Bobby Minta Maaf

Pengobatan alternatif Ida Dayak di Kostrad Cilodong, Kota Depok, dibatalkan, Selasa (4/4/2023).

Tayang:
Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Warga antre untuk ikut pengobatan alternatif Ida Dayak di Markas Divif 1 Kostrad Cilodong, Kota Depok, Senin (3/4/2023). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pengobatan alternatif Ida Dayak di Kostrad Cilodong, Kota Depok, dibatalkan, Selasa (4/4/2023).

Ribuan warga kecewa atas pembatalan pengobatan Ida Dayak.

Hal itu dipicu oleh masyarakat yang datang ingin berobat luar biasa banyaknya.

Mereka datang dari mana saja, oleh karena popularitas dan kemampuan Ida Dayak dalam mengobati orang sakit.

Atas kekecewaan masyarakat itu, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun meminta maaf.

Menurit Bobby, ribuan masyarakat yang hadir begitu antusias mengerubungi Ida Dayak yang tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB.

Pasalnya, petugas dari satuan Provos dan Polisi Militer (PM) yang mengawal kedatangan Ida Dayak tak mampu mengendalikan masyarakat yang ingin berobat.

Mereka berdesak-desakan mendekati Ida Dayak yang dikawal anggota TNI.

Baca juga: Beredar Isu Ida Dayak Minta Bayaran hingga Obati Pangeran Arab, Sang Wanita Sakti Beri Tanggapan

Padahal, sebelumnya pihak panitia melalui pengeras suara sudah mengingatkan kepada masyarakat yang hadir agar menjaga jarak serta membuat lingkaran agar mudah diatur.

"Dua hari memang sudah dibooking di Cilodong tapi enggak jadi terlaksana, saya mohon maaf karena kondisinya seperti ini," kata Bobby.

Bobby mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan evaluasi menyeluruh jika pengobatan alternatif itu bakal kembali digelar.

Untuk mencegah membludaknya pasien yang datang, ia pun nantinya tak bakal menginformasikan acara tersebut kepada masyarakat melalui medsos (media sosial).

"Saya tidak akan mengumumkan lewat WA (Whatsapp) atau apapun, Anda cari tahu info di sini," imbuhnya.

Baca juga: Sosok Pangeran Arab Saudi yang Viral Disebut Sembuh Berkat Ida Dayak, Al Waleed Sudah 17 Tahun Koma

Para pasien dan warga yang menyesaki lapangan terbuka itu ricuh saat Ida Dayak datang sekitar pukul 16.45 WIB.

Mereka antusias menunggu kedatangan Ida Dayak, karena sudah capek menunggu sejak pagi hari.

Tak hanya itu, mereka turut terlibat aksi saling dorong saat Ida Dayak memasuki barisan para pasien.

Kondisi itu tentunya tak memungkinkan Ida Dayak melaksanakan praktik pengobatan alternatifnya.

Baca juga: Imbas Membeludaknya Massa, Pengobatan Ida Dayak di Cilodong Depok Tidak Dilanjutkan

Anggota TNI pun berinisiatif mengevakuasi Ida Dayak dari kerumunan massa.

"Bawa Ibu Ida keluar, cepat, cepat! Ini enggak bisa kalau dilaksanakan," kata anggota TNI melalui pengeras suara.

Batalnya acara pengobatan alternatif Ida Dayak itu membuat ribuan pasien kecewa. Para pasien datang sejak pagi dan banyak berasal dari luar kota.

(Wartakotalive)

 

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved