Paralayang di Puncak Bogor Diserbu Pengunjung, Wisatawan Mancanegara Sampai Ogah Pulang
Bukit Gantole atau yang lebih dikenal dengan paralayang puncak menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi incaran wisatawan ketika berkunjung.
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Wahyu Topami
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Bukit Gantole atau yang lebih dikenal dengan paralayang puncak menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi incaran wisatawan ketika berkunjung ke Puncak Bogor.
Pasalnya selain menawarkan olahraga yang menantang adrenalin bukit Gantole ini juga menawarkan pemandangan khas dari Puncak Bogor, yakni hamparan kebun teh yang sangat luas serta udara yang sejuk.
Libur panjang lebaran Idul Fitri 2023 menjadi berkah tersendiri bagi pengelola paralayang di puncak Bogor tersebut.
Pasalnya selama hari libur itu pihaknya mendapatkan kenaikan pengujung saat musim libur tiba.
"Ada peningkatan kalau dibandingkan dengan hari biasa tapi ga terlalu banyak karena kondisi lalu lintas yang macet terus," ujar Rahmat selaku Tandem bagi tamu yang akan terbang menggunakan paralayang pada TribunnewsBogor.com, Minggu (30/4/2023).
Lebih lanjut dirinya juga menjelaskan kalau banyak wisatawan membatalkan jadwal penerbangan ketika sedang dalam perjalanan.
"Kebanyakan mereka udah jalan, terus kejebak macet jadinya banyak yang cancel minta batal, tapi ya wajar si situasinya lagi begini, jalannya macet itu sudah biasa." lanjutnya.
Selain kemacetan kondisi cuaca yang kerap kali hujan atau angin kencang juga menjadi masalah tersendiri bagi pengunjung yang ingin terbang.
"Bukan hanya macet, cuaca juga sangat berpengaruh kita tidak mungkin kan ya menerbangkan paralayang kalau hujan atau angin kencang," imbuhnya.
Beberapa kendala itu membuat kawasan wisata bukit Gantole tidak mengalami kenaikan pengunjung yang pesat.
"Peningkatan yang terbang si sekitar 10 persen," ungkapnya.
Pengujung bukit Gantole cenderung beragam mulai dari wisatawan lokal, Jabodetabek hingga mancanegara pun turut hadir.
"Rata-rata yang terbang dari Jabodetabek, warga sekitar juga ada, turis juga lumayan banyak dari Arab, timur tengah, India juga ada," katanya.
Meskipun penerbangan di bukit Gantole hanya naik sedikit tapi jumlah pengunjung yang hanya berantai menikmati pemandangan jumlahnya naik pesat.
"Kalau untuk yang nongkrong baru banyak, drastis lah peningkatannya Alhamdulillah," tandasnya.
Di bukit Gantole pengujung yang ingin mencoba adrenalin dengan terbang menggunakan paralayang harus merogoh kocek sebesar Rp 450.000 hingga Rp 550.000.
"Kita udah ga bisa naikin harga lagi, mau libur natal, libur idul Fitri harganya sama untuk wisatawan lokal Rp 450.000 dan turis Rp 550.000," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pafalayang-30423.jpg)