Intensitas Hujan Menurun, Dua Desa di Jasinga Bogor Dilanda Kekeringan Hingga Krisis Air Bersih
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan 10.000 air bersih untuk masyarakat di Desa Curug. tak hanya di Desa Curug
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JASINGA - Memasuki musim kemarau panjang mengakibatkan kekeringan hingga krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
Salah satu wilayah yang mengalami kekeringan hingga krisis air bersih yakni di Desa Curug, Kecamatan Jasinga.
Staff Kedarutatan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin menuturkan, kekeringan hingga krisis air bersih ini disebabkan berkurangnya curah hujan di wilayah tersebut.
"Dikarenakan intensitas hujan yang menurun sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih disetiap harinya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan 10.000 air bersih untuk masyarakat di Desa Curug.
"Yang terdampak di Kampung Liud RT. 02, 03, 04, 05 RW. 02 terdiri dari 148 KK, 592 jiwa," terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan tak hanya di Desa Curug, desa lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Jasinga pun mengalami hal serupa.
Baca juga: Dilanda Cuaca Buruk, BPBD Kabupaten Bogor Terima 53 Laporan Bencana Alam, 67 Orang Harus Mengungsi
Agar kebutuhan masyarakat terpenuhi, BPBD Kabupaten Bogor akan terus menyuplai air bersih untuk masyarakat.
"Untuk sementara kebutuhan air bersih yang desa curug sudah terpenuhi, dilanjut besok untuk Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/salurkan-air-bersih.jpg)