TKI Taiwan Bawa Anak Majikan

Cuma 5 Hari Temani Sha Wang di Taiwan, Siti TKI Diminta Cepat Pulang ke Indonesia, Faisal Soh: Ribet

Pilunya Siti, cuma boleh temani Siau Huang lima hari di Taiwan. Tidak boleh didampingi siapapun dan diminta buru-buru pulang ke Indonesia.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: widi bogor
Kolase Instagram dan TikTok
Pilunya Siti, cuma boleh temani Siau Huang lima hari di Taiwan. Tidak boleh didampingi siapapun dan diminta buru-buru pulang ke Indonesia. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sekitar kurang dari seminggu lagi, Siau Huang atau Sha Wang (26) akan segera dipulangkan ke Taiwan.

Siti Aisah, mantan TKI Taiwan yang selama ini merawat Siau Huang pun kini sedang gundah gulana.

Bukan hanya karena kepulangan Siau Huang, namun ia merasa tidak mendapat keadilan.

Bayangkan saja, hingga saat ini Siti belum tahu pasti kalau Siau Huang anak dipulangkan.

Siti juga direncanakan akan ikut ke Taiwan untuk mengajari perawat Siau Huang yang baru soal kebutuhan anak disabilitas tersebut.

Ia pun sempat mengatakan kalau dirinya ingin bisa di sana selama satu minggu.

Namun berdasarkan informasi yang didapat TribunnewsBogor.com dari sumber terpercaya, Siti nyatanya hanya diberi waktu tiga sampai lima hari saja.

Siti dan Siau Huang diharapkan bisa berangkat pada tanggal 19 Juni 2023.

Tapi untuk tanggal pastinya, Siti sendiri tidak diberi tahu oleh pihak TETO.

Setelahnya, Siti juga diberi waktu yang sama untuk mengunjungi suami dan ibunya yang saat ini berada di Taiwan.

Bahkan saat ini Siti juga kabarnya didesak untuk segera menginformasikan kepulangannya lagi ke Indonesia.

Padahal keberangkatan Siti dan Siau Huang ke Taiwan pun belum diketahui tanggalnya.

Hal itu seolah-olah mengisyaratkan bahwa Pemerintah Taiwan tidak ingin Siti berlama-lama di Taiwan.

Saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com ke Faisal Soh, ia pun membenarkan kondisi tersebut.

Baca juga: Tangis Sha Wang Saat Akan Dipulangkan ke Taiwan, Siti TKI Emosi Singgung Keadilan : Kalian Kejam

"Bayangin, tanggal berangkat kapan tidak diinformasi, ditanya terus selalu bilang nanti. Berangkat aja belum tahu kapan, sudah ditanya kapan mau baliknya," kata Faisal Soh, Rabu (14/3/2023).

Bukan cuma itu saja, Faisal Soh juga mengatakan kalau keberangkatan Siti ke Taiwan tidak didampingi oleh siapapun.

Itu artinya, Siti benar-benar hanya berangkat berdua saja dengan Siau Huang, tanpa pendampingan dari pihak manapun.

"Siti selalu meminta pendampingan, minimal dari KDEI Taipei yang ada di Taiwan, tapi belum ada kepastian, tidak terkoordinir," jelas Faisal Soh lagi.

Ia juga mengataksn kalau Siti juga sudah berupaya membawa pendamping dari Indonesia.

"Mungkin Mas Uya atau pengacara dari Jhon LBF. Tidak diizinkan, katanya mereka tidak mau ada campur tangan dari pihak partai dan juga orang-orang yang tidak ada peran selama ini dari awal sampai akhir," tutur Faisal Soh.

Intinya, Siti tidak diperbolehkan didampingi oleh siapapun.

"Kasarnya mereka menolak Siti bawa pengacara dari luar, ribet sih," kata Faisal Soh lagi.

Bukan cuma tak dapat pendampingan saja, Siti juga dilarang memberi tahukan di lembaga mana Siau Huang dirawat selama di Taiwan.

Siti juga dilarang melakukan siaran langsung apapun melalui internet selama berada di lembaga tersebut.

Faisal Soh pun menyambut aturan itu sebagai bentuk ketidak adilan lagi untuk Siti.

"Seolah-olah kayak korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), padahal kan ini kayak korban penelantaran anak doang. Tapi dibuat kayak korban TPPO, tempat gak boleh diinformasi, gak boleh ketemu media," tutur Faisal Soh lagi.

Baca juga: Baik Hati Seperti Siti, Kisah Titi TKI Taiwan Rawat Majikan Lumpuh Viral, Gajinya Perbulan Fantastis

Padahal menurut Faisal Soh, rencananya saat berada di Taiwan, Siti akan memperjuangan untuk bisa mengadopsi Siau Huang.

Namun sepertinya hal itu sudah dipatahkan oleh pemerintah Taiwan yang tidak menginginkan Siti berlama-lama di sana.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved