TKI Taiwan Bawa Anak Majikan

KEJAM, Siti TKI Tak Boleh Bawa Siapapun Antar Sha Wang ke Taiwan, Tempat Tinggal Baru Dirahasiakan

Permintaan mantan TKI Taiwan, Siti Aisah untuk didampingi saat mengantarkan Siau Huang atau Sha Wang ke Taiwan rupanya ditolak oleh pihak TETO.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase
Permintaan mantan TKI Taiwan, Siti Aisah untuk didampingi saat mengantarkan Siau Huang atau Sha Wang ke Taiwan rupanya ditolak oleh pihak TETO. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Permintaan mantan TKI Taiwan, Siti Aisah untuk didampingi saat mengantarkan Siau Huang atau Sha Wang ke Taiwan rupanya ditolak oleh pihak TETO.

Padahal sebelumnya Siti selalu meminta pendampingan saat dirinya menemani Siau Huang pulang ke Taiwan.

Pendampingan itu, kata Siti, minimal dari Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei yang ada di Taiwan.

Namun permintaan Siti itu tampaknya tidak dikoordinir dengan baik.

Tak hilang akal, Siti pun mengajukan untuk membawa pendamping dari Indonesia.

Namun hal itu ditolak oleh TETO dengan alasan tidak mau ada campur tangan dari pihak lain.

Berdasarkan informasi yang diterima TribunnewsBogor.com dari sumber terpercaya, Siau Huang diharapkan bisa pulang ke Taiwan pada tanggal 19 Mei 2023.

Sesampainya di Taiwan, Siau Huang akan langsung dibawa ke yayasan yang akan menjadi tempat tinggal barunya.

Siti pun akan menemani Sha Wang di sana sekitar tiga sampai lima hari.

Biaya penginapan dan makan Siti selama di yayasan akan ditanggung.

Setelah lima hari, Siti bisa mengunjungi suami dan ibunya yang bekerja sebagai TKI di Taiwan.

Siti juga diberikan waktu yang sama yakni tiga sampai lima hari.

Baca juga: Cuma 5 Hari Temani Sha Wang di Taiwan, Siti TKI Diminta Cepat Pulang ke Indonesia, Faisal Soh: Ribet

Bedanya, biasa akomodasi, transportasi dan lainnya selama Siti di luar yayasan akan ditanggung sendiri.

Selama di yayasan, Siti juga diminta untuk merahasiakan tempat tinggal baru Siau Huang.

Siti dilarang bertemu dengan media, dan tidak boleh melakukan siaran langsung melalui platform apapun.

Bukan cuma itu, saat ini Siti pun didesak untuk segera memberitahukan kapan ia akan pulang ke Indonesia.

Padahal, Siti dan Siau Huang belum tahu pasti akan berangkat tanggal berapa.

Hal itu pun dibenarkan oleh Faisal Soh.

"Bayangin, tanggal berangkat kapan tidak diinformasi, ditanya terus selalu bilang nanti nanti. Berangkat aja belum tahu kapan, sudah ditanya kapan mau baliknya," kata Faisal Soh saat dikonfirmasi oleh TribunnewsBogor.com, Rabu (14/6/2023).

Ia juga membenarkan kalau Siti sampai saat ini belum mendapat kepastian apakah akan didampingi oleh KDEI atau tidak.

"Siti selalu meminta pendampingan, minimal dari KDEI Taipei yang ada di Taiwan, tapi belum ada kepastian, tidak terkoordinir," kata dia.

Bahkan Siti juga sudah melakukan pengajuan dengan meminta membawa pendamping dari Indonesia.

"Mungkin Mas Uya atau pengacara dari Jhon LBF. Tidak diizinkan, katanya mereka tidak mau ada campur tangan dari pihak partai dan juga orang-orang yang tidak ada peran selama ini dari awal sampai akhir. Kasarnya mereka menolak Siti bawa pengacara dari luar. Ribet sih," beber Faisal Soh.

Soal larangan Siti untuk bertemu media dan mengungkap tempat baru Siau Huang, Faisal Soh juga heran.

Baca juga: Siti TKI Terancam Antar Sha Wang Hanya Sampai Bandara, Adopsi Anak Majikan Taiwan Gagal: Dibuntukan

"Seolah-olah kayak korban TPPO padahal kan ini kayak korban penelantaran anak doang, tapi dibuat kayak korban TPPO, tempat gak boleh diinformasi, gak boleh ketemu media," tandasnya.

Padahal menurut Faisal Soh, keinginan Siti ke Taiwan itu untuk bertemu dengan ibu dan kakak kandung Siau Huang.

"Tujuan Siti ke sana kan sebenarnya memperjuangan Siau Huang, toh bisa terlihat langsung diambil dinas sosial, bukan diserahkan ke pihak keluarga," kata dia.

Siti jadi terkesan seperti tidak diberi kesempatan untuk bisa mengadopsi Siau Huang.

Pilunya Siti, cuma boleh temani Siau Huang lima hari di Taiwan. Tidak boleh didampingi siapapun dan diminta buru-buru pulang ke Indonesia.
Pilunya Siti, cuma boleh temani Siau Huang lima hari di Taiwan. Tidak boleh didampingi siapapun dan diminta buru-buru pulang ke Indonesia. (Kolase Instagram dan TikTok)

"Kok kayak seolah-olah mau ke sana tapi enggak boleh bawa siapapun. Jadi tujuan yang mau digapai Siti jadi seolah-olah gak diberi kesempatan," kata lagi.

Apalagi menjadi tanda tanya besar ketika Siau Huang ternyata di sana langsung diserahkan ke dinas sosial.

"Kalau masuk ke keluarga Siau Huang kan bagus, tapi ini tidak, ada tanda tanya. Nah tanda tanya ini tidak boleh diliput oleh media manapun baik dari Taiwan maupun Indonesia," pungkas Faisal Soh.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved