Mayat Bayi di Bojonggede
Ketua RT Sebut Jasad Bayi di Bojonggede Bogor Diduga Berusia Satu Minggu
Bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga tersebut berada di antara tumpukan sampah dengan posisi tengkurap tanpa sehelai benang
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Bayi tak berdosa ditemukan tak bernyawa di dekat aliran Kali Baru, Kampung Waringin Jaya, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (23/6/2023).
Bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga tersebut berada di antara tumpukan sampah dengan posisi tengkurap tanpa sehelai benang yang menutupi tubuhnya.
Lebih mengenaskannya lagi, bayi tersebut ketika ditemukan sudah dalam kondisi mengeluarkan bau tak sedap hingga dikerumuni lalat.
Ketua RT setempat, Sitijaenabun menduga, bayi tersebut sudah beberapa hari berada di lokasi, karena tidak dilalui akses warga, membuat jasad bayi tersebut baru ditemukan beberapa hari kemudian.
"Kalau menurut saya dua atau tiga hari," ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/6/2023).
Baca juga: KRONOLOGI Temuan Jasad Bayi di Bojonggede, Bu RT: Sudah Digerumuti Lalat
Sementara itu, ia menilai bayi tersebut bukanlah bayi yang baru lahir. Karena ada beberapa ciri yang menguatkannya.
"Kalau menurut saya seorang ibu, itu bayi sekitar tujuh hari umurnya, keliatannya sudah puput pusar (lepas tali pusar)," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Bojonggede, Kompol Robinson W. Lapudooh mengatakan saat ini jasad bayi tersebut sudah di bawa ke RS Polri Jakarta.
"Saat dievakuasi jasad bayi tersebut ari-arinya sudah puput pusar, selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Polri Sukanto," katanya.
Sebelumnya diberitakan, penemuan jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak memancing sekira pukul 07.30 WIB.
Kemudian warga tersebut melaporkannya kepada ketua RT setempat untuk kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Ketua-RT-Sitijaenabun-menunjukan-lokasi.jpg)