Gak Punya Tempat Wisata, Desa Tarikolot Citeureup Bikin Sendiri Agrowisata Leupark
Tempat wisata ini menambah tempat wisata baru di Desa Tarikolot yang tak punya tempat wisata hiburan andalan kecuali wisata kerajinan logam
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Pemerintah Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor kini tengah membangun tempat wisata baru yang bernama Agrowisata Leupark.
Tempat wisata ini menambah tempat wisata baru di Desa Tarikolot yang tak punya tempat wisata hiburan andalan kecuali wisata kerajinan logam atau kaleng.
Kepala Desa Tarikolot Wawan Kurniawan mengatakan bahwa tempat wisata ini nantinya berisi agrowisata ketahanan pangan, peternakan, pertanian, perikanan dan lain-lain.
"Ditambah lagi ada camping ground, ada flying fox, tubing kayak arung jeram kecil, ada mini zoo," kata Wawan Kurniawan.
Lokasi pembangunan Agrowisata Leupark ini tak jauh dari Jalan Mustahil, Desa Tarikolot.
Terpantau, di sekitar lokasi aliran sungai kecil ditata sedemikian rupa untuk nantinya bakal memanjakan wisatawan yang datang.
Pembangunannya, kata Kades, menggunakan dana Ketahanan Pangan dan untuk penunjang wisatanya menggunakan dana dari BHPRD (Bagi Hasil Pajak Retribusi Daerah) untuk desa wisata.
Dia menjelaskan bahwa pembangunannya ini baru berjalan beberapa bulan dan ditargetkan rampung akhir tahun 2023 ini.
Baca juga: Maling Kabel di Citeureup Bikin Mati Listrik, Home Industri Rugi Hingga Ratusan Juta Rupiah
"(Perkiraan selesai) Akhir tahun ini," ungkap Wawan Kurniawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/an-Kurni.jpg)