Siswa SMK Jadi Korban Bully Teman Sekolahnya di Cimahi, Korban Dikeroyok 5 Orang

terlihat korban hanya duduk sambil bersandar ke tembok, sedangkan empat pelaku berdiri dan yang satunya jongkok menghadap ke korban sambil berbicara

Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Istimewa via Tribun Jabar
Seorang pelajar SMK jadi korban perundungan atau bullying oleh lima orang teman sekolahnya di kawasan Velodrom, Jalan Kebon Manggu, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Warga Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, dibuat ketakutan dengan kejadian yang ada di wilayahnya.

Beberapa waktu lalu terjadi perundungan atau bullying terhadap seorang siswa SMK.

Pelaku berjumlah lima orang yang merupakan teman sekolah korban itu melakukan perbuatan tak terpujinya di kawasan Velodrome, Jalan Kebon Manggu.

Aksi perundungan yang terjadi pada Jumat (18/8/2023) tersebut viral di sosial media setelah perbuatan para pelaku yang saat itu masih memakai pakaian sekolah berwarna putih abu itu direkam oleh warga setempat.

Berdasarkan video yang beredar, terlihat korban hanya duduk sambil bersandar ke tembok, sedangkan empat pelaku berdiri dan yang satunya jongkok menghadap ke korban sambil berbicara, kemudian satu pelaku tiba-tiba menendang korban.

Setelah itu satu orang pelaku yang memakai jaket hitam dan memakai helm langsung memukul korban beberapa kali dengan menggunakan benda tumpul, lalu sempat dihadang oleh satu pelaku lainnya yang juga memakai jaket hitam.

"Awalnya ada ramai-ramai di bawah (velodrom), terus aku inisiatif ke atas membawa HP karena enggak biasanya ada ramai kayak gitu," ujar warga setempat, Rusyta Dewi (30) di Padasuka, Minggu (20/8/2023).

Saat itu dia pun melihat ada satu orang yang terlihat sedang dipukulin, namun Rusyta sendiri mengaku hanya bisa merekam kejadian tersebut dan tidak berani untuk keluar rumahnya karena merasa takut.

"Takutnya nanti para pelaku dendam mengarah rumah ini, jadi akhirnya aku cuma video-in doang dari dalam rumah," katanya.

Ia mengatakan, peristiwa perundungan yang dilakukan oleh 5 pelaku terhadap satu orang hingga berujung penganiayaan itu berjalan cukup lama saat masyarakat tengah menjalankan ibadah salat Jumat.

"Kejadiannya lumayan agak lama, ada sekitar 15 menit, jadi saat Jum'atan bubar mereka juga pulang," ujar Rusyta.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Luthfi Olot Gigantara membenarkan terkait kejadian perundungan tersebut dan pihaknya telah berhasil mengamankan para pelaku yang berstatus pelajar di salah satu SMK di Cimahi.

"Berkaitan dengan video yang kemarin sudah viral di medsos, kami dari Satreskrim Polres Cimahi telah berhasil mengamankan terduga pelaku ada 5 orang yang terekam di video," kata Lutfi.

Baca juga: Aksi Pelajar di Depok Jadi Bang Jago, Bully Siswa Lain di Toilet Sekolah

Ia mengatakan, para pelaku melakukan perundungan dan pemukulan terhadap korban yang merupakan teman satu sekolahnya itu karena tersinggung perkataan korban saat para pelaku itu memasang sebuah bendera geng di sekolahnya.

"Untuk motif sendiri karena pelaku merasa tersinggung oleh korban karena ketika di upload video di medsos ada ucapan bahwa ada serigala sedang memasang bendera," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pelajar SMK di Cimahi Jadi Korban Bullying Teman Sekolah, Para Pelaku Pasang Bendera Geng di Sekolah

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved