Breaking News

Bogor Dilanda Kekeringan

Penampakan Sawah di Sukamakmur Bogor Imbas Kekeringan, Dicangkul Keras

tak sedikit sawah warga yang harus gagal panen karena saat kekeringan melanda, pohon padi mereka masih dalam masa pertumbuhan.

|
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi sawah di wilayah Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang terkena dampak kekeringan imbas musim kemarau, Selasa (22/8/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Puluhan hektar sawah di Kampung Rasamala, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor terkena dampak kekeringan imbas musim kemarau.

Kekeringan di pesawahan ini sudah dialami warga sekitar dua bulan terakhir.

Sebagian sawah ada yang sudah berhasil panen di saat-saat kekeringan mulai melanda.

Namun tak sedikit sawah warga yang harus gagal panen karena saat kekeringan melanda, pohon padi mereka masih dalam masa pertumbuhan.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (22/8/2023), karena kondisi ini beberapa lahan sewah warga ada yang disulap menjadi kebun singkong, kebun pisang dan kebun jagung.

Ini adalah upaya warga agar masih tetap bisa bertani di musim kemarau ini setelah pertanian padi mereka gagal.

Seperti yang dilakukan petani bernama Pak Emang (60), yang mana lahan sawahnya yang terkena dampak kemarau tetap dicangkul meski tanahnya sudah mengeras dan kering.

"Ini awalnya sawah ini, sekarang mau saya tanemin jagung," kata Pak Emang kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (22/8/2023).

Baca juga: Kekeringan Imbas Kemarau di Bogor Meluas ke Wilayah Tanjungsari, Bantuan Air Bersih Disalurkan

Pak Emang mengatakan bahwa sebelumnya dia sudah sempat menanam benih padi, namun semuanya mati imbas kekeringan.

Agar masih bisa bertani, dia memilih berkebun jagung karena berkebun jagung menurutnya masih bisa dilakukan meski di musim kemarau.

"Kalau setiap tahun (kekeringan) sih enggak, cuman sekarang lagi musimnya begini, lagi parah," kata Pak Emang.

Meski lahan-lahan pertanian banyak yang dilanda kekeringan, kata dia, air sumur di rumah-rumah warga sementara ini masih belum begitu terkena dampak meski volumenya dirasa warga sudah mulai berkurang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved