Bayi Tertukar di Bogor

Soroti Kasus Bayi Tertukar di RS Sentosa, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Bakal Turun Tangan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi soroti permasalahan bayi tertukar di RS Sentosa.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi jelaskan DPRD bakal segera sahkan Perda KLA, Kamis (25/5/2023) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi soroti permasalahan bayi tertukar di RS Sentosa.

Pasalnya, persoalan tersebut terjadi akibat adanya kelalaian yang dilakukan oleh rumah sakit yang menyebabkan bayi tertukar setelah dilahirkan.

Ia mengatakan kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi fasilitas kesehatan untuk tetap teliti dalam melayani masyarakat.

"Berarti itu sistemnya tidak berjalan dan ada kelalaian, harus diperbaiki karena itu berdampak fatal," ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/8/2023).

Tak hanya untuk RS Sentosa, kata dia, rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya pun harus mengantisipasi hal serupa.

Pria yang karib disapa kang Bibih itu mengatakan, hal itu dimaksudkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dikemudian hari.

"Kami menghimbau kepada rumah sakit lain yang menangani serupa, jangan terjadi jadi. Evaluasi buat semua," katanya.

Sementara itu, ia mengatakan akan turun langsung dan melihat kondisi dan permasalahan yang ada di lapangan.

Sebab, terkait kesehatan berada di bawah leading sektor Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor.

"Komisi IV akan melihat kondisi di lapangan, kita akan ke lapangan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved