Akibat Polusi Udara, Kasus ISPA di Kabupaten Bogor Meningkat
Polusi udara yang meningkat mengakibatkan kualitas udara belakangan ini menurun di wilayah Jabodetabek.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polusi udara yang meningkat mengakibatkan kualitas udara belakangan ini menurun di wilayah Jabodetabek.
Hal itu pun berdampak terhap kesehatan masyarakat.
Salah satu penyakit yang mengalami peningkatan akibat kondisi tersebut adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kabupaten Bogor pun menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan kasus ISPA.
Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengatakan, peningkatan yang terjadi bersifat komulatif dan tidak signifikan.
"Kalau liat kasus tren ISPA nya itu naik, tapi tidak yang dari 10 tiba-tiba 50 (kasus), ini naiknya tidak terlalu tinggi paling 4 sampai 5 persen," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengungkapkan, peningkatan tersebut pun tidak termasuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) atau kasus yang meningkat pada suatu wilayah saja.
Jumlah tersebut, kata dia, berdasarkan data yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
"Parah atau tidaknya kita lihat dari kejadian luar biasa (KLB), sampe saat ini tidak ada KLB ISPA. Artinya ada peningkatan ispa yg signifikan dan mengklaster dalam satu RT atau satu kampung," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/p2pp.jpg)