Semburan Gas di Bogor
Semburan Gas di Sukaraja Bikin Warga Heboh, Ternyata Bukan yang Pertama Kali Terjadi di Bogor
semburan gas itu bercampur dengan air dan menyembur hingga ketinggian 20 meter di atas permukaan tanah
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Semburan gas di Kampung Leuwikotok, Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Rabu (11/10/2023) mengegerkan warga.
Pasalnya, semburan gas itu bercampur dengan air dan menyembur hingga ketinggian 20 meter di atas permukaan tanah seperti air mancur.
Rupanya, fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, kejadian serupa pernah terjadi di wilayah Kabupaten Bogor bagian utara.
"Yang mirip-mirip memang ada di beberapa lokasi seperti di parung panjang tahun lalu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/10/2023).
Pengebab terjadinya semburan gas di Parung Panjang dan di Sukaraja pun sama, yaitu akibat pembuatan sumur bor.
M Adam Hamdani menjelaskan, biasanya semburan gas tersebut akan berhenti dengan sendirinya apabila kandungan gas di dalamnya habis.
"Memang itu akan turun atau berhenti dalam jangka waktu satu minggu," katanya.
Sementara itu, ia menerangkan jenis gas yang keluar dari perut bumi itu adalah gas metana.
Gas metana, kata dia, cukup berbahaya karena dapat menyebabkan kebakaran apabila terkena percikan api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Semburan-gas-di-sebuah-area-kontrakan-sukaraja.jpg)