Imbas Angin Kencang di Gunung Mas, Puluhan Rumah di Kampung Batik Puncak Bogor Rusak
kalau angin kencang tersebut datang dari sekitaran pabrik teh dan bergeser menuju permukiman penduduk yang lokasinya tepat berada di belakang pabrik
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Puluhan rumah di Kampung Batik, kawasan Agrowisata Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan.
Rusaknya rumah-rumah itu dikarenakan terjadi angin kencang pada Sabtu (28/10/2023) sekira pukul 11:30 WIB.
Menurut ketua RW 3 Kampung Batik, Edi menjelaskan, angin kencang tersebut datang sekitar 20 menit dan memporak-porandakan setidaknya.
Imbasnya, dua RW di permukiman warga yang ada di Agrowisata Gunung Mas pun atapnya banyak yang rusak.
"Ini kejadiannya di dua RW, RW 2 dan RW 3 dan kami suda melakukan pendataan ada 33 rumah yang alami kerusakan," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Minggu (29/10/2023).
Edi juga menceritakan kalau angin kencang tersebut datang dari sekitaran pabrik teh dan bergeser menuju permukiman penduduk yang lokasinya tepat berada di belakang pabrik teh tersebut.
"Awalnya angin kencang cuman posisinya di depan pabrik dulu awalnya kemudian dia bergeser ke arah samping kiri (kampung batik), maju dari arah perempatan (pabrik teh) ini ke atas dan kebelakang sembari berputar ke arah pemukiman RW 2 dan RW 3," ungkapnya.
Sebanyak 33 rumah tersebut saat ini sedang diperbaiki oleh masing-masing keluarga.
Baca juga: Diterpa Angin Kencang, 22 Rumah di Gunung Mas Puncak Bogor Porak-poranda
Bahkan, menurutnya semua biaya renovasi akan ditanggung oleh pihak Agrowisata Gunung Mas.
"(Kerusakan) ditangani oleh manajemen Agrowisata, material seperti asbes, kayu dan lainnya sudah disiapkan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/man-Agrowisata-Gunung-Mas.jpg)