LINK Nonton Anime One Piece 1082, Road Poneglyph ke-3, Rahasia Senjata Kuno Pluton di Wanokuni
Di sisi lain, Nico Robin masih mencari Road Poneglyph atau Poneglyph merah di Wanokuni. Road Poneglyph sendiri merupakan salah satu batu yang menjadi
Penulis: Reynaldi Andrian | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berikut link untu nonton anime One Piece 1082 yang berjudul 'Lahirnya Era Baru, Kemarahan Bajak Laut Rambut Merah'.
Dalam alurnya, anime ini menceritakan tentang pasca pertarungan Luffy melawan Kaidou.
Kehidupan penduduk di Wanokuni pun sudah terlihat normal.
Di sisi lain, Nico Robin masih mencari Road Poneglyph atau Poneglyph merah di Wanokuni.
Road Poneglyph sendiri merupakan salah satu batu yang menjadi petunjuk arah menuju ke pulai terakhir.
Di sana akan terlihat kebenaran dari dunia yang ditutupi oleh pemerintah dunia.
Nico Robin bersama Tenguyama atau kakek Momonosuke, ayah Oden sedang menyusuri bawah tanah Wanokuni.
Namun, tiba-tiba Law datang dan ingin bergabung dalam pencariannya.
Setelah banyak berbicara tentang Wanokuni, ternyata negeri tersebut aslinya berada di bawah lautan.
Pada 800 tahun lalu kata Tenguyama negei Wanokuni berada di lembah di bawah Gunung Fujiyama.
Lalu, lembah tersebut banjir dan tenggelamlah negeri Wanokuni.
Tetapi untuk Road Poneglyph tidak tenggelam dan memiliki banyak jalan khusus, sehingga masih bisa diakses.
Selain itu, Tenguyama juga mengatakan kalau senjata kuno Pluton berada di dasar negeri Wanokuni.
Baca juga: LINK Baca Manga One Piece 1097, Kisah Awal Mula Bartholomew Kuma Gabung Pasukan Revolusi
Entah apa yang dimaksud Tenguyama ini, namun beberapa senjata kuno memang menjadi incaran bajak laut yang mengetahuinya.
Terutama para arkeolog dari Pulau Ohara, salah satunya Nico Robin.
Di luar Pulau Wanokuni, terlihat bajak laut Shanks mengeluarkan Haki yang sangat kuat.
Ia mengusir Admiral Ryokugyu dari Wanokuni.
Untuk nonton anime One Piece 1082 bisa klik link ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/1082-yang-mencerit.jpg)