Viral Soal Laporan KDRT di Parungpanjang, Kapolres Bogor Minta Maaf Anggotanya Kurang Profesional

Polres Bogor bereaksi mengenai kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro di Mako Polres Bogor, Jumat (17/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polres Bogor bereaksi mengenai kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro berekasi usai adanya aduan warga yang ditanggapi kurang maksimal oleh Polsek Parungpanjang.

"Berawal dari korban yang datang ke Polsek Parungpanjang kemudian di sana mungkin ditemukan kurang profesionalnya anggota kami Polsek Parungpanjang sehingga mengadu ke Polres Unit PPA pada pukul 23.00 malam," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).

Rio menyebut bahwa pihaknya akan menindak anggota Polisi yang dianggap kurang profesional ketika menerima pelapor korban KDRT tersebut.

"Saya sebagai Kapolres Bogor meminta maaf atas apa yang telah dilakukan oleh anggota kami. Saya akan maksimal untuk melaksanakan tugas dan saya akan tetap terbuka dengan segala masukan dari temen-temen, seluruh lapisan masyarakat," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Baca juga: BREAKING NEWS - Suami Dokter Qory Jadi Tersangka KDRT, Willy Terancam 5 Tahun Penjara

Diketahui, kejadian ini terkait perkara dugaan KDRT yang menimpa seorang istri yang terjadi di rumahnya di Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Korbannya diketahui seorang wanita paruh baya berinisial M (52) yang dikabarkan mengalami luka-luka akibat dugaan KDRT oleh terduga pelaku sang suaminya.

Akibat dugaan KDRT tersebut, disebutkan korban M sempat tidak sadarkan diri dengan mengalami luka di bagian wajah dan mulut.

Perkara ini kini ditindaklanjuti Unit PPA Satreskrim Polres Bogor yang mana sementara ini masih dalam proses penyelidikan.

Baca juga: Pilunya Dokter Qory Jalan Kaki Cari Perlindungan Usai Alami KDRT, Sang Suami Kini Kena Getahnya

Sebelumnya kasus ini viral di media sosial X.

"Capek banget ngarepin Polisi. Kemarin bawa tetangga ke Polsek Parungpanjang dengan kondisi babak belur abis dipukulin suaminya. Sama Polisi disuruh pulang, bawa surat-surat KTP/KK dan surat nikah ...," tulis H di akunnya dengan unggahan sudah dilihat 3 juta kali, dan di-repost 5 ribu kali.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved