Macet di Simpang Bara Dramaga Bogor, Masalah Usang yang Tak Kunjung Terpecahkan

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih berbicara soal kemacetan di Persimpangan Babakan Raya (Bara) atau Kampus Dalam.

|
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi persimpangan Babakan Raya Dramaga yang kerap dijadikan alterntif menghindari kemacetan, Kamis (23/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih berbicara soal kemacetan di Persimpangan Babakan Raya (Bara) atau Kampus Dalam, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dadang Kosasih membenarkan jika persimpangan Bara menjadi salah satu jalur tersibuk.

Bukan tanpa alasan, kata Dadang Kosasih, Persimpangan Bara merupakan titik penghubung menuju Kota Bogor melalui Jalan Raya Cifor atau Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Tak ayal, Persimpangan Bara diklaim sebagai penyumbang kemacetan kedua setelah biang kemacetan di Jalan Raya Dramaga.

Sebagai antisipasi menimbulkan kemacetan panjang, Dadang Kosasih menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penutupan jalur.

"Agar kendaraan tak menumpuk di depan Hotel Duta Berlian. Yang jelas, persimpangan yang padat kita tutup menggunakan water barier," ucapnya, Kamis (23/11/2023).

Dadang pun tidak menampik, di persimpangan ini, mayoritas kendaraan didominasi oleh kendaraan roda dua.

"Karena kan disitu (Bara) ga bisa masuk mobil besar. Jadi, banyaknya memang sepeda motor," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved