Beda Dari yang Lain, Honda Mobilio 'Terbengkalai' Ini Mejeng di Jamnas Mobility di Bogor
Sejumlah kendaraan Honda Mobilio modifikasi berjajar di ballroom Q Square Lifstyle Park yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Sejumlah kendaraan Honda Mobilio modifikasi berjajar di ballroom Q Square Lifstyle Park yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Kendaraan tersebut mengikuti kontes modifikasi di Jambore Nasional (Jamnas) ke-6 yang digelar pecinta Honda Mobilio Indonesia Community (Mobility).
Salah satu konsep modifikasi yang menarik perhatian adalah kendaraan milik seorang pemuda asal Tangerang, Alfayed.
Jika kebanyakan orang jngin memodifikasi kendaraan se-mulus mungkin, tapi tidak dengannya.
Kendaraan miliknya dimodifikasi dengan konsep mobil yang tak terurus alias terbengkalai.
Body mobil yang diproduksi tahun 2014 itu ditutup menggunakan stiker bermotif karat menyerupai kendaraan yang sudah puluhan tahun terlantar.
Bukan tanpa alasan, pria berusia 25 tahun itu mengatakan memilih konsep tersebut karena memang diperuntukan untuk mengikuti kontes modifikasi.
"Saya pengen beda dari yang lain dan juga saya males nyuci orangnya jadi dibikin gini aja mobilnya kalau kotor engga keliatan," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (25/11/2023).
Untuk menunjang konsep kondisi terbengkalainya, ia mengganti velg standard milik Honda Mobilio menggunakan velg kaleng milik Daihatsu Terios.
Pada bagian eksteriornya juga ia menggunakan headlamp dan stoplamp custom.
Selain itu, ia juga mengganti shockbreaker standard pabrik menggunakan shockbreaker Coilover agar menjadi lebih ceper.
Meski bagian luarnya terlibat berkarat dan terbengkalai, tidak dengan bagian interiornya.
Pada bagian dalamnya Alfayed mengganti jok asli mobil tersebut menggunakan jok bridge agar terlihat lebih sporty lengkap dengan seatbelt Takata 4 titik.
Ia juga melakukan perubahan pada tampilan dashboardnya dengan memasang head unit pioneer seri 3 lengkap dengan subwoofer.
Jika ditotal, ia mengaku menghabiskan uang hingga puluhan juta rupiah untuk melakukan modifikasi pada mobilnya.
"Totalnya seharga dua Honda Beat baru, dikali dua aja tuh berapa jadinya," ungkapnya seraya tertawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Honda-mobilio-251123.jpg)