Viral di Medsos

Kondisi Jalanan di Parungpanjang Usai Ibu Anak Tewas Mengejutkan, Medsos Camat dan Bupati Digeruduk

Kondisi jalanan di Parungpanjang Bogor setelah insiden ibu dan anak tewas tertimpa truk mengejutkan. Bukannya ada penjagaan ketat soal truk tambang

Penulis: khairunnisa | Editor: widi bogor
kolase Instagram
Kondisi jalanan di Parungpanjang Bogor setelah insiden ibu dan anak tewas tertimpa truk mengejutkan. Bukannya ada penjagaan ketat soal truk tambang yang melintas, jalanan di sana justru kian ramai 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi jalanan di Parungpanjang, Kabupaten Bogor pasca-insiden truk menimpa ibu dan anak hingga tewas mengejutkan.

Alih-alih dijaga ketat usai kecelakaan, truk tambang justru semakin gencar melintasi jalanan di sana.

Seperti diketahui, ibu dan anak meninggal dunia setelah tertimpa truk tambang di Jalan Raya Sudamanik, Desa Gorowong, pada Minggu (17/12/2023) sekira pukul 15.30 Wib.

Mulanya ibu berinisial I (34) dan anak tersebut tengah berboncengan sepeda motor di Parungpanjang.

Peristiwa nahas diawal saat dua truk tambang datang dari arah Cigudeg menuju Parungpanjang.

Tiba di pertigaan, ada truk tronton berbelok kencang hingga membanting setir bersamaan dengan truk colt diesel.

Tepat di depannya, sang pengendara motor dan anaknya pun tertimpa truk yang oleng dan terbalik.

"Korban kecelakaan meninggal dunia dua orang, luka ringan satu orang," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Angga Nugraha.

Kasus tewasnya ibu dan anak akibat tertimpa truk di Parungpanjang sontak membuat warga Kabupaten Bogor murka.

Terlebih pasca-insiden memilukan itu, kondisi jalanan di Parungpanjang tak seperti yang diharapkan.

Bukannya dijaga ketat agar truk bermuatan besar tak lewat di jalanan rusak tersebut, kondisi sebaliknya justru terjadi.

Beberapa jam usai kecelakaan terjadi, truk-truk besar justru kian gencar melewati wilayah insiden.

Melihat hal tersebut, warga Parungpanjang pun murka.

"Gilak baru tadi sore ada yang meninggal truk tetap beroperasi di luar jadwal. Ke mana pasukan dishub yang harusnya jaga dan mengawasi. Tolonglah kami warga parung panjang ini pak," ujar seorang warga dalam unggahan akun gruudyfank.

Ronald A Sinaga membagikan postingan terkait kondisi jalanan di Parungpanjang usai kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak pada Minggu (17/12/2023)
Ronald A Sinaga membagikan postingan terkait kondisi jalanan di Parungpanjang usai kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak pada Minggu (17/12/2023) (kolase Instagram)

Caleg dan pemerhati Parungpanjang, Ronald A Sinaga pun turut miris melihat fenomena jalanan yang kembali ramai usai kecelakaan.

Pria yang karib disapa Bro Ron itu lantas menyoroti peran Camat Parungpanjang, Icang Aliudin dalam kasus tersebut.

Bro Ron juga mempertanyakan andil dari Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

"Ada apa di Parung Panjang? Ada apa di Kabupaten Bogor? Sakti sekali penguasa di sana," kata Bro Ron.

Media Sosial Camat Parungpanjang dan Bupati Bogor Digeruduk

Imbas kecelakaan yang terjadi di Parungpanjang hingga menewaskan ibu dan anak secara tragis membuat dua sosok pemimpin di Kabupaten Bogor jadi sorotan.

Camat Parungpanjang, Icang Aliudin dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Maka tak heran jika publik ramai menggeruduk media sosial Icang Aliudin lantaran sang camat belum bersuara soal insiden tersebut.

Hingga hari ini, Senin (18/12/2023), Icang Aliudin masih belum bereaksi atas kecelakaan truk menimpa ibu dan anak di jalanan Parungpanjang.

Alih-alih memuat klarifikasi atau penjelasan, Icang memilih menutup kolom komentar di akun media sosialnya @ic4nk_4liudin_.

"Pak mundur aja klo anti kritik, kau itu di gaji oleh rakyat.!"

"Nyawa udah melayang lagi tuhh pak,"

"Pak tolong hati nuraninya dipake,"

Tak cuma Icang Aliudin, Bupati Bogor, Iwan Setiawan juga turut jadi sasaran kemarahan warga Kabupaten Bogor.

Terlebih di hari yang sama dengan momen kecelakaan kemarin, Iwan Setiawan tampak mengunggah postingan yang tak ada kaitannya dengan insiden tewasnya ibu dan anak.

Mengetahui hal tersebut, warga pun turut membanjiri unggahan Iwan dengan umpatan dan kekecewaan.

"Turut Berdukacita Atas Matinya Hati Nurani Bupati Bogor,"

"Punten eta pak aya kecelakaan deui truk bermuatan nimpa ibu + anak dimotor, dijalan sudamanik, coba pak tingali, maenya meuni teu aya pedulina pisan ka rakyat (permisi pak, itu ada kecelakaan lagi truk bermuatan nimpa ibu dan anak di motor, di jalan sudamanik, coba pak lihat, seperti tidak peduli ke rakyat),"

"Parung panjang sedang berduka pak.. tolong lihat dan dengar resapi dalam hati bapak pak,"

"Mengundurkan diri aja pak ,ngurus satu kecamatan aja gabecus,"

"Mending mundur pak kalo emng gabisa cari jalan solusinya untuk warga parung panjang,"

Aturan Jam Operasional Truk di Parungpanjang

Untuk diketahui, sebelum kecelakaan terjadi di jalanan Parungpanjang, pemerintah daerah nyatanya telah membuat aturan.

Sebelumnya diwartakan, operasional truk tambang di jalanan umum Parungpanjang sudah sejak lama dikeluhkan warga.

Sebab akibat aktivitas truk tambang yang padat membuat jalanan di Parungpanjang menjadi rusak.

Tak cuma itu, operasional truk tambang juga membuat warga terganggu hingga menyebabkan kecelakaan hingga banyak korban jiwa yang meninggal.

BREAKING NEWS - Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Truk Tambang di Parungpanjang
BREAKING NEWS - Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Truk Tambang di Parungpanjang (Istimewa/Unit Laka)

Atas kejadian tersebut, pemerintah daerah pun membuat Perbup 120 tahun 2021 yang membatasi jam operasinal truk tambang.

Yakni truk tambang hanya melintas pada pukul 22.00 - 05.00 Wib.

Namun kenyataannya, banyak truk tambang yang melintas di pagi, siang, hingga sore hari.

Hal tersebut terbukti dengan adanya kecelakaan baru-baru ini yang menewaskan ibu dan anak tak berdosa.

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved