Sisi Lain Bogor
Menilik Batu Kura di Lembah Tepus Bogor, Konon Katanya Jadi Gerbang Gaib
Ternyata, menurut cerita, dua pohon tersebut memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan hal-hal mistis. Bagi sebagian orang yang percaya
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Wisata alam Lembah Tepus memiliki keindahan yang memukau dan dapat membuat siapapun terpesona.
Namun rupanya, tempat wisata yang berlokasi d kawasan Gunung Salak Endah (GSE), Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor memiliki keunikan lain.
Keunikan tersebut ialah terdapat sebuah batu berukuran besar yang disebut dengan Batu Kura.
Pengelola wisata Lembah Tepus, Badru Sudrajat alias Idrus menerangkan, penamaan Batu Kura tersebut berdasarkan bentuknya yang menyerupai kura-kura.
Memang benar jika diperhatikan secara seksama, batu besar ini memiliki bentuk seperti kura-kura lengkap dengan kepala dan tempurungnya.
"Ini alami, mungkin usianya sekitar 500 tahun lebih," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.
Selain itu, yang menarik dari Batu Kura ini adalah terdapat dua pohon yang tumbuh subur tepat di atas batu besar tersebut.
Ternyata, menurut cerita, dua pohon tersebut memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan hal-hal mistis.
"Ini pohon puspa, seolah-olah dia ini pintu, kalau dari mistis ini itu pintu ke gerbang gaib," terangnya.
Bagi sebagian orang yang percaya, Batu Kura ini pun cukup disakralkan karena memiliki nilai magis tersendiri.
"Kenapa dibiliang sakral, karena setiap kita mau mediasi dengan makhkuk gaib itu di sini cepet sekali nyambungnya," katanya.
Ia menambahkan, Batu Kura tersebut tak hanya berada di Lembah Tepus, melainkan memiliki kembaran di tempat yang berbeda dengan bentuk yang sangat mirip.
Baca juga: Pesona Lembah Tepus Bogor, Tempat Wisata Alam di Bogor yang Punya Pemandangan Eksotis
Warga sekitar pun menyebutnya Batu Kura tersebut berpasangan.
"Satu di sini satu lagi di Lembah Bambu, jadi sepasang ini, mungkin di sana lakinya di sini cewenya, yang di sana lebih besar, di Pelabuhan Ratu juga ada," katanya.
Meski begitu, tidak ada syarat atau larangan khusus bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Lembah Tepus.
Pengunjung, kata Idrus, hanya diharapkan untuk menjaga kebersihan dan menghormati alam ketika berkunjung ke Lembah Tepus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kasi-di-area-Lemba.jpg)