Tips Seputar Rumah
6 Cara Menyimpan Daging Kurban Supaya Awet Tanpa Kulkas, Cocok Untuk Anak Kosan
Catat enam cara jitu menyimpan daging kurban agar awet tanpa kulkas bisa tahan selama enam bulan. Cara ini cocok untuk anak kosan.
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Catat tips jitu menyimpan daging kurban tanpa kulkas supaya awet berbulan-bulan.
Seperti diketahui, Hari Raya Idul Adha 2024 sebentar lagi akan tiba.
Lekat dengan perayaan kurban, kaum muslimin ramai menantikan Idul Adha 2024.
Hal tersebut lantaran di hari Raya Idul Adha, daging kurban akan merata dibagikan ke masyarakat.
Beberapa kaum muslimin mungkin sudah berencana untuk langsung mengolah daging kurban tersebut.
Namun ada pula yang memilih untuk menyimpan daging kurban sebagai stok beberapa hari ke depan.
Sebab di hari H perayaan Idul Adha pasti banyak kaum muslimin yang memasak olahan daging kurban.

Untuk yang punya mesin pendingin alias kulkas, tak perlu pikir panjang lagi jika ingin menyimpan daging kurban dalam waktu lama.
Tapi untuk yang tak punya kulkas seperti anak kosan, ternyata ada cara jitu menyimpan daging kurban supaya awet.
Dihimpun TribunnewsBogor.com dari berbagai sumber, berikut adalah enam cara menyimpan daging kurban tanpa kulkas:
1. Direbus
Cara pertama menyimpan daging kurban agar awet tanpa kulkas adalah dengan cara merebusnya.
Dengan cara perebusan, daging sapi atau kambing akan bertahan tanpa suhu kulkas dalam waktu 12 jam.
Jika ingin ketahanannya ditambah, daging kurban bisa kembali direbus berulang dan akan bertahan selama 12 jam berikutnya.
Berikut adalah caranya:
- Siapkan daging kurban
- Tempatkan air di dalam wadah
- Rendam daging kurban di dalam wadah berisi air
- Rebus daging sampai airnya hangat
- Dinginkan daging
2. Direndam dengan Cuka
Cara kedua menyimpan daging kurban tanpa kulkas agar awet adalah dengan merendamnya di cairan cuka.
Ternyata cuma mengandung asam asetat yang bisa menekan pertumbuhan bakteri di daging sehingga tak mudah busuk.
3. Dikeringkan
Cara ketiga adalah dengan mengeringkan daging kurban dengan cara menjemurnya.
Tak perlu dicuci, daging bisa langsung dikeringkan dengan prosedur sebagai berikut:
- Iris daging kurban tipis-tipis
- Lumuri daging dengan larutan air garam
- Letakkan daging di bawah sinar matahari hingga kering
- Daging akan awet selama satu bulan dengan catatan daging disimpan di wadah tertutup
4. Teknik Penggaraman
Cara keempat membuat daging kurban awet tanpa kulkas adalah dengan menggaraminya.
Setelah daging kurban dipotong kecil-kecil, anda bisa memasukkannya ke dalam wadah kering.
Lalu daging kurban dilumuri garam secara merata lalu wadahnya ditutup rapat.
Garam berguna untuk mengamankan bakteri masuk ke dalam daging.
Anda juga bisa menambahkan gula merah atau madu untuk menambah rasa alami.
5. Dikalengkan
Cara kelima adalah dengan menyimpan daging kurban di dalam kaleng.
Caranya adalah daging kurban dipotong kecil-kecil.
Lalu daging dimasukkan ke dalam toples dan dimasukkan satu sendok teh garam.
Simpan daging kurban di suhu ruangan.
6. Diasapkan
Cara terakhir menyimpan daging kurban agar awet tanpa kulkas adalah dengan cara pengasapan.
Caranya, daging kurban digarami lalu diasapi hingga air di dalam daging hilang alias mengering.
Setelahnya, simpan daging kurban yang sudah mengering di dalam wadah.
Daging asap akan tahan selama enam bulan di dalam wadah.
Selamat mencoba!
Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
Tips Seputar Rumah: Begini Cara Memilih Semangka yang Manis dan Merah, Lihat Bagian Tangkainya |
![]() |
---|
Cara Membasmi Kecoa di Rumah, Cuma Pakai 4 Bahan Murah Meriah, Ikuti Tutorial Ini! |
![]() |
---|
Tips Seputar Rumah: Cara Mengusir Cicak di Rumah, Hati-hati Bisa Membawa Bakteri! |
![]() |
---|
Tips Seputar Rumah: Cara Mengusir Ular di Dalam Rumah, Benarkah Ampuh Pakai Karbol? |
![]() |
---|
Tips Seputar Rumah: Cara Mengusir Tikus dari Rumah, Pakai 8 Bahan Dapur Ini Dijamin Ampuh! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.