APBD 2024 Defisit Ratusan Miliar, Ketua DPRD Minta Pemkab Bogor Naikan Target Pendapatan

DPRD Kabupaten Bogor mengusulkan kenaikan target dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan 2024 kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. 

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto. (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - DPRD Kabupaten Bogor mengusulkan kenaikan target dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 kepada Pemerintah Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa usulan ini muncul setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2024.

"Hasil pembahasan tersebut mengusulkan penambahan sumber pendapatan daerah serta penyesuaian dan evaluasi atas komponen belanja dan pembiayaan daerah," ujar Rudy Susmanto.

Rudy Susmanto mengungkapkan, rencana pendapatan daerah yang semula diperkirakan Rp9,607 triliun bertambah Rp867 miliar menjadi Rp10,475 triliun, naik sebesar 9,03 persen. 

Namun, peningkatan ini juga diiringi dengan naiknya target belanja daerah dari Rp10,528 triliun menjadi Rp11,315 triliun atau naik Rp787,173 miliar (7,48 persen).

Dengan demikian, terdapat defisit sebesar Rp321,52 miliar antara target pendapatan dan belanja yang disampaikan pemerintah kepada DPRD Kabupaten Bogor.

"Setelah ini, pembahasan akan dilanjutkan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD," terangnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengungkapkan bahwa kenaikan belanja daerah disebabkan oleh perhitungan ulang pada belanja gaji dan tambahan penghasilan pegawai. 

Kenaikan juga disebabkan oleh penyesuaian anggaran untuk menutupi kekurangan pembiayaan iuran Jaminan Kesehatan komponen TPG hingga tahun anggaran 2023, serta penambahan anggaran untuk sarana prasarana pendidikan dan kesehatan.

Asmawa menyebutkan terdapat defisit belanja sebesar Rp846,397 miliar yang akan ditutupi melalui optimalisasi penerimaan pembiayaan daerah.

"Termasuk pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 dan melanjutkan program penataan kawasan Puncak dan Rest Area Gunungmas," ungkapnya.


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved