Menelisik Jejak Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, Nia Sampai Datang ke Mimpi Sang Kakak
Polres Padang Pariaman pun saat ini sudah memeriksa sejumlah saksi di balik tewasnya gadis penjual gorengan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Polisi hingga kini masih memburu para pelaku yang membunuh dan memperkosa gadis penjual gorengan di Padang Pariaman.
Berbagai petunjuk mulai dikumpulkan aparat kepolisian untuk bisa meringkus pembunuh Nia Kurnia Sari (18)
Polres Padang Pariaman pun saat ini sudah memeriksa sejumlah saksi di balik tewasnya gadis penjual gorengan di Kawasan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Saksi tersebut adalah orang yang terakhir melihat korban saat berjualan gorengan keliling kampung sebelum ditemukan tewas terkubur dalam kondisi tanpa busana.
Tak hanya itu, selain keluarga korban, polisi juga memeriksa tiga orang pemuda yang diduga mengetahui kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Reggy menerangkan, beberapa saksi yang telah dimintai keterangan.
Tak hanya itu, pihaknya juga masih mencari keberadaan saksi lain yang kini menghilang pasca kejadian.
Menurutnya, sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Proses autopsi masih berjalan, kami masih melakukan pendalaman," ujarnya dikutip dalam wawancara bersama TVOne, Rabu (11/9/2024) malam.
Sementara itu Koordinator Tagana Padang Pariaman, Donald Debra membocorkan sosok terduga yang dicurigai merupakan pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari.
Dari informasi yang diperolehnya, terduga pelaku merupakan warga sekitar.
"Kita dapat informasi, warga sekitar," katanya.
Menurutnya daerah yang dilintasi Nia saat berjualan gorengan memang sangat sepi dan sunyi.
Namun, dilokasi tempat Nia melintas berjulan menjadi tempat nongkrong terduga pelaku yang kini masih buron.

"Orang yang kita curigai itu. Jadi daerah itu sepi, banyak pekuburan daerah itu sunyi, didapat ada nongkorng di dekat sana," katanya.
Sosok ini dicurigai karena keberadaannya tak diketahui sejak jasad Nia Kurnia Sari ditemukan.
"Diduga orang sekitar, dicurigai ada yang menghilang," katanya.
Malahan menurutnya, tiga dari 4 terduga pelaku kini sudah diperiksa polisi.
"Dari 3 orang yang dipanggil polisi. Dia berempat, satu menghilang," katanya.
Nia Datang Lewat Mimpi
Kakak Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan yang hilang selama dua hari, mengungkapkan bahwa ia sempat didatangi adiknya dalam mimpi sebelum Nia ditemukan tewas terkubur di semak belukar dekat rumah mereka.
Kakak korban Rini Mahyuni (19), mengatakan adik kandungnya tersebut sempat mendatanginya lewat mimpi.
Menurutnya, hal itu dialaminya sehari sebelum jasad Nia Kurnia Sari ditemukan terkubur tanpa busana.
"Rini, tolong Nia" ujar Rini menirukan ucapan Nia yang datang lewat mimpinya.
Saat itu, Rini menjawab, "Ke sini Nia".
Nia kembali menjawab "Tidak bisa Rini, gelap". Kata Nia dalam mimpi itu.
"Dalam mimpi itu situasinya gelap, seperti dalam semak belukar," ujar Rini, Rabu (11/9/2024).
Nurut Disuruh Culik Kepala Cabang Bank BUMN, Hubungan Khusus Penculik dengan Bos Besar Terungkap |
![]() |
---|
Ternyata Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Pernah Dipenjara, Dwi Hartono Lihai Tipu Orang Sejak Kuliah |
![]() |
---|
Terkuak Sosok Oknum Angkatan yang Terlibat Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Tangan Kanan Bos? |
![]() |
---|
Kejanggalan Kematian Brigadir Esco Fasca Rely, Ayah : Bukan Luka, Ini Hilang Organ Tubuh |
![]() |
---|
Terungkap Sosok F di Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Dari Angkatan, Kasih Rp 45 Juta ke Penculik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.