Pilwalkot Bogor 2024

Beda Gaya Kampanye Cawalkot Bogor dokter Rayendra, Warga Malah Konsul Soal Rorombeheun

Ketika menjelaskan program-program unggulannya, Rayendra membawa papan-papan berisi tulisan nama programnya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Calon Wali Kota Bogor nomor urut 5, dokter Rayendra saat kampenye di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Para calon Wali Kota Bogor memiliki gaya kampanye masing-masing ketika melakukan sosialisasi program-program.

Seperti dokter Rayendra yang merupakan calon Wali Kota Bogor yang berasal dari profesi dokter kulit.

Suasana kampanye dokter Rayendra bertemu warga menjadi berbeda karena dijadikan kesempatan warga untuk konsultasi kesehatan kulit.

Seperti ketika Rayendra melakukan sapa warga di Bogor Utara, Kota Bogor baru-baru ini.

"Yang sedang berdiri di depan ibu-ibu ini dokter. Satu-satunya calon yang kerjaannya dokter, nomor lima," ucap Rayendra di hadapan warga.

Dia juga menawarkan kepada warga layanan gratis terkait penyakit kulit di kliniknya.

"Gratis, dateng ke klinik, kalau untuk penyakit kulit saya bantu, yang penting ibu tetap bawa uang. Ya nanti pulangnya gimana atuh kalau gak bawa duit, bukan saya nagih, bawa Rp 20 Ribu mah buat angkot," kata dokter Rayendra sembari di sedikit bercanda.

Ketika menjelaskan program-program unggulannya, doter Rayendra membawa papan-papan berisi tulisan nama programnya.

Diantaranya adalah program kesehatan gratis cuma pakai KTP, peningkatan ambulans, menambah SMP baru, subsidi pelajar di sekolah swasta, beasiswa kuliah, pembukaan lapangan kerja, peningkatan BOP RT/RW, pembentukan alun-alun kampung dan lain-lain.

Selain sosialiasi program, Rayendra turut mendengarkan warga yang ingin berkonsultasi penyakit kulit di penghujung kegiatan sapa warga tersebut.

"Ada di sini yang budug ?," kata Rayendra direspon tawa warga.

"Ada gak contoh rorombeheunnya saya lihat," kata Rayendra ketika ada warga yang bertanya soal rorombehun.

Kemudian Reyendra menyebutkan beberapa nama obat yang bisa dibeli di apotek untuk berbagai kondisi rorombeheun yang berbeda-beda.

Rayendra juga mempersilahkan untuk warga yang masih ingin bertanya yaitu melalui DM Instagram pribadinya.

"Pokoknya kalau gatal-gatal, budug, rorombehun, kekeongeun, hihileudeun, kurap, kudis, itu ditangani dokter spesialis kulit. Kalau bapak ibu tidak sempat ke klinik, boleh DM via Instagram, boleh follow @dokter.rayendra," ungkap Rayendra.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved