Viral di Media Sosial

VIRAL Bu Dokter Muda Digerebek Berduaan Bareng Satpam Rumah Sakit di Kamar Kos, Nasibnya Kini Pilu

Jagat maya dibuat heboh dengan kabar seorang dokter muda digerebek saat berduaan dengan satpam rumah sakit di kamar kos.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor/ist
VIRAL Bu Dokter Muda Digerebek Berduaan Bareng Satpam Rumah Sakit di Kamar Kos, Nasibnya Kini Pilu 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, -- Jagat maya dibuat heboh dengan kabar seorang dokter muda digerebek saat berduaan dengan satpam rumah sakit.

Bahkan, nasib keduanya kini berakhir pilu saat viral di media sosial.

Insiden penggerebak yang viral di media sosial itu terjadi di sebuah kamar kos yang diduga dihuni oleh seorang dokter muda yang berlokasi di Lorong Cinta Damai, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, jambi.

Diduga, keduanya melakukan tindaka asusila sehingga digerebek oleh warga sekitar.

Usai bu dokter muda berinisial DA dengan satpam berinisial NT diketahui terpaut cukup jauh.

Sang doket diketahui masih berusia 28 tahun sedangkan NT sudah berusia 41 tahun.

Keduanya diketahui sama-sama bekerja di RSUD Muara Bulian, Jambi.

Menurut informasi, warga sekitar memang sudah curiga sebelum dilakukan pengerebekan.

Sebab, NT kerap bertamu ke kosan bu dokter muda hingga larut malam.

Saat digerbek oleh warga, keduanya diketahui sedang berada di dalam kamar kos.

Tak diketahui secara pasti apa yang dilakukan oleh DA dan NT di dalam kamar kosan berduaan.

Kabar penggerebekan ini pun sampai ke telinga manajemen rumah sakit tempat keduanya bekerja.

Nasib sial pun menimpa keduanya lantaran harus kehilangan pekerjaan.

Direktur RSUD Haji Abdul Majid Batoe, Ibnu mengaku menyayangkan kejadian yang menimpa pegawainya itu.

Menurutnya, keduanya saat ini telah dipecat oleh pihak rumah sakit.

"Kami tindak lanjuti sudah ada surat non-aktif sementara setelah laporan kejadian. Pada tanggal 21 Oktober, kami mengeluarkan surat pemberhentian," ujar Ibnu, Rabu (23/10/2024).

Ia menyebut, langkah tegas itu terpaksa diambil untuk menjaga integritas dan etika di lingkungan rumah sakit meskipun saat kejadian keduanya tidak dalam jam kerja dan berada di luar lingkungan rumah sakit.

Baca juga: Nasib Istri Pak Guru usai Suami Selingkuh Hingga Bercinta Bareng Siswi SMA, Korban Kini Ketakutan

Tak hanya itu, dilansir dari Tribun Batanghari, dua pasangan sejoli ini pun akan dihukum denda adat oleh warga di Kelurahan Rengas Condong.

Keduanya dikabarkan sudah diamankan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Batanghari.

Kepala Bidang Ops dan Trantibum Satpol PP Batanghari, Supriady Harahap mengatakan penggerebekan itu dilakukan pada Rabu (16/10/2024) dini hari.

"Saya ditelpon sekita pukul jam 01.43 oleh warga di RT 25 Rengas Condong. Warga setempat dan RT sudah berkumpul menduga ada laki-laki di kamar kost perempuan," ujarnya. 

Setelah dilakukan pengecekan di kamar kos tersebut, ditemukan sepasang kekasih bukan suami istri. Dan kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Batanghari. 

"Setelah dibuka ada laki laki dan perempuan. Kita amankan dari amukan warga, kita bawa ke Kantor Satpol PP," jelasnya.

Kemudian setelah diperiksa, diketahui pasangan tersebut merupakan oknum pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Majid Batoe.

"Setelah minta keterangan lingkungan meminta ini diselesaikan secara adat bahasanya cuci kampung. Jadi setelah kita periksa kita fasilitasi untuk perdamaian," ujarnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved