Kali Cidepit Bogor Alami Kekeringan Akibat Musim Kemarau, Warga Khawatir Penyakit DBD

Aliran Kali Cidepit di kawasan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mengering dan mengeluarkan aroma bau.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Aliran Kali Cidepit di kawasan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mengering dan mengeluarkan aroma bau. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Aliran Kali Cidepit di kawasan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mengering dan mengeluarkan aroma bau.

Warga sekitar pun dibuat resah serta dihantui oleh penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Riski (23) mengatakan, hal ini sudah terjadi sudah dua bulan yang lalu.

“Kalau keringnya ini pas musim kemarau aja. Ya ada lah kira-kira dua bulanan mah kondisinya kaya gini,” kata Riski dijumpai TribunnewsBogor.com di aliran Kali Cidepit.

Sejak dua bulan itu, aroma bau kerap tercium olehnya.

Jentik-jentik nyamuk pun semakin banyak terlihat.

“Kalau ga kering mah ga bau biasanya. Ini karena kering aja,” tambahnya.

Ia pun menyebutkan bahwa kekeringan ini disebabkan adanya perbaikan longsor di wilayah Cilendek.

“Jadi aliran airnya ditutup dulu yang di Mantarena. Jadinya kering ke sini,” ujarnya.

Warga lainnya  Juanda (30) mengatakan, warga sering melaporkan hal ini kepada pihak kecamatan.

“Sering namun tidak digubris sama mereka (kecamatan),” kata Juanda.

Ia pun berharap, penutup saluran di kawasan Mantarena dibuka sedikit saja supaya air di kawasan Kebon Kelapa ini mengalir.

“Supaya kebawa dulu aja gitu yang disini. Jadinya gabau dan gabanyak nyamuk,” tambahnya.

Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin warga banyak yang terjangkit DBD.

“Kan saluran air di kampung sini juga airnya dari sini. Semua saluran juga mengering dan bau. Takutnya itu aja sih DBD nya,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, aliran ini terlihat mengering. Dasar kali saat ini terlihat jelas.

Sampah-sampah yang biasanya terbawa aliran air, tersangkut di kanan kiri kali.

Aliran kali pun berwarna hijau karena banyak lumut yang menempel.

Tercium juga di lokasi aroma bau yang sangat menyengat. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved