Ancaman Penyakit Batu Ginjal, Ini Cara Penanganan Modern yang Dilakukan Tanpa Operasi

Penyakit batu ginjal saat ini mulai diderita usia muda. Gaya hidup yang kurang baik menjadi salah satu penyebabnya.

Editor: Yudistira Wanne
Kompas.com
Ilustrasi tentang organ dalam tubuh manusia yang berkaitan dengan batu ginjal 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penyakit batu ginjal saat ini mulai diderita usia muda.

Gaya hidup yang kurang baik menjadi salah satu penyebabnya.

Melihat hal itu, Siloam Hospitals Bogor bergerak cepat untuk memberi layanan penanganan pemecah batu ginjal yang cenderung lebih aman, efektif, dan tanpa pembedahan yaitu dengan tindakan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). 

Spesialis urologi Siloam Hospitals Bogor, dr Juhadi Sunaryo, SpU menjelaskan, ESWL adalah salah satu prosedur medis non-invasif yang digunakan untuk memecah batu ginjal dengan menggunakan gelombang suara (bukan laser) dengan cara ditembakkan dari luar tubuh, sehingga menjadi pecahan halus yang dapat keluar bersamaan dengan urine dengan tepat, aman, dan stabil.

"Meskipun ESWL ini hanya dapat memecah batu ginjal yang berukuran kecil  6mm namun ESWL ini dapat menjadi salah satu opsi penanganan batu ginjal berukuran kecil  yang berlangsung cepat dan pasien bisa langsung pulang di hari yang sama," ucapnya, Rabu (20/11/2024).

“Keunggulan dari ESWL ini adalah pasien tidak perlu rawat inap dan tidak memerlukan pembiusan karena tidak adanya alat yang masuk ke dalam tubuh sehingga pasien dapat langsung beraktivitas kembali dan proses pemulihan lebih cepat setelah menjalani tindakan," sambungnya.

ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy atau ESWL merupakan penanganan batu ginjal yang dilakukan dengan mengarahkan alat pemancar gelombang suara frekuensi tinggi ke titik posisi endapan ginjal berada. Melalui tindakan ESWL ini, batu ginjal akan pecah dan ukurannya jadi lebih kecil.

Ureteroskopi

Ureteroskopi merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk diagnosis sekaligus sebagai terapi untuk batu ginjal. Prosedur ini menggunakan alat yang disebut ureteroskop yang dimasukkan melalui uretra menuju ke ureter.

Alat ureteroskop berbentuk selang yang dilengkapi oleh kamera. Selanjutnya, alat tersebut akan memecah batu menjadi ukuran lebih kecil agar mudah keluar bersama dengan urine nantinya. Ureteroskopi biasanya dilakukan pada batu ginjal yang berukuran lebih dari 10 mm.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Agar terhindar dari penyakit batu ginjal, Anda bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan. Tindakan pencegahan penyakit batu ginjal adalah sebagai berikut:

  • Minum air putih minimal 2 liter per hari.
  • Mengonsumsi makanan dengan kandungan kalsium atau mineral lain secukupnya saja, tidak melebihi batas asupan harian.
  • Menerapkan diet rendah garam atau mencari pengganti garam untuk dijadikan bumbu masakan.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved