Ramadhan 2025

Bacaan Niat Bayar Utang Puasa Jelang Ramadhan 2025, Mulai Lunasi dari Sekarang

Hingga hari terakhir bulan Syaban, seorang muslim masih bisa melakukan puasa qadha bulan Ramadhan tahun lalu sebelum masuk Ramadhan 2025.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Freepik
Bacaan niat bayar utang puasa jelang Ramadhan 2025. Segera lunasi agar di Ramadhan 2025 tidak ada lagi beban, termasuk beban utang puasa. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Puasa Ramadhan 2025 akan dimulai sekitar 58 hari lagi atau kurang dari dua bulan mendatang.

Menjelang Ramadhan 2025, ada baiknya mulai mengganti utang puasa (qadha) tahun lalu.

Hal ini agar ibadah yang dilakukan di Ramadhan 2025 tidak ada lagi beban, termasuk beban utang puasa.

Sebagaimana diketahui, terdapat beberapa penyebab seseorang tidak bisa melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, di antaranya haid, menyusui, hamil, sakit atau lainnya.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan YouTube Ustaz Abdul Somad, bagi seseorang yang ingin membayar utang puasa, batas waktunya adalah sampai bulan Ramadhan selanjutnya (tahun ini) tiba.

Itu artinya, hingga hari terakhir di bulan Syaban, seorang muslim masih bisa melakukan puasa qadha bulan Ramadhan tahun lalu.

Ketentuan membayar utang puasa bulan Ramadan dapat dilihat jelas dalam firman Allah pada Q.S. Al-Baqarah ayat 184 yang berbunyi:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Baca juga: Niat Puasa Qadha Jelang Ramadhan 2025, Bolehkah Digabung dengan Puasa Rajab? Ini Penjelasannya

Ayyāmam ma'dụdāt, fa mang kāna mingkum marīḍan au 'alā safarin fa 'iddatum min ayyāmin ukhar, wa 'alallażīna yuṭīqụnahụ fidyatun ṭa'āmu miskīn, fa man taṭawwa'a khairan fa huwa khairul lah, wa an taṣụmụ khairul lakum ing kuntum ta'lamụn

Artinya:

Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.

Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Lantas bagaimana bacaan niat puasa qadha?

Dilansir TribunnewsBogor.com dari berbagai sumber, berikut bacaan niat puasa qadha atau membayar utang puasa.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaai fardhi syahri ramadhaana lillahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved