Jelang Puasa, Warga Sukamakmur Bogor Tak Bisa ke Mana-mana, Akses Terputus karena Jembatan Ambruk
Akses jalan menuju Kampung Leuwi Bilik yang memiliki keindahan alam di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terputus.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Imbas hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor, akses utama warga terputus karena jembatan ambruk.
Akses jalan menuju Kampung Leuwi Bilik yang memiliki keindahan alam di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terputus.
Hal itu dikarenakan jembatan jalan yang menghubungkan Desa Tajur, Kecamatan Citeureup dengan Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur ambruk.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.
Ia mengatakan, jembatan yang ambruk tersebut memiliki lebar kurang lebih 8 meter, panjang 9 meter, dan tinggi 4 meter.
"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas yang lama sehingga air Sungai Cipicung naik dan membuat jembatan ambruk terbawa arus air sungai," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (27/2/02025).
M Adam Hamdani mengatakan, jalan utama bagi warga Citeureup dan Sukamakmur yang terputus itupun tak bisa dilalui oleh kendaraan untuk sementara waktu.
Namun, kata dia, warga setempat telah membuat jembatan darurat agar pemukiman penduduk tidak terisolir.
"Jembatan yang putus belum diperbaiki sehingga tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda empat maupun lebih, namun untuk kendaraan roda dua masih bisa di lalui dengan dibantu oleh masyarakat yang membuat jembatan darurat," terangnya.
| Cukur Rambut Bayar Seikhlasnya di Alun-Alun Kota Bogor, Hasilnya Disumbangkan untuk Korban Bencana |
|
|---|
| Ini Alasan Angkot Tua di Kota Bogor Tak Langsung Hilang, Dishub Panggil Dulu Pemiliknya Ke Kantor |
|
|---|
| Angkot Tua di Kota Bogor Masih Marak, Dishub Bakal Terapkan Penindakan Bertahap |
|
|---|
| Atap Kanopi di Stasiun Bogor Terbakar, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tidak Ada yang Terlambat |
|
|---|
| Dinas PUPR Belum Keluarkan Izin, Pembongkaran Pasar Bogor Meleset Sampai Akhir Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Kondisi-jembatan-ambruk-yang-menghubungkan-Desa-Tajur-Kecamatan-Citeureup.jpg)