Travel

3 Rekomendasi Tempat Wisata Religi di Bogor, Ada Makam Penyebar Agama Islam, HTM Free

Bagi kamu yang ingin melakukan wisata religi ke makam tokoh penyebar agama Islam di Bogor, ada 3 rekomendasi tempat wisatanya.

Tayang:
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika, Rahmat Hidayat
TEMPAT WISATA BOGOR - Rekomendasi tempat wisata religi di Bogor yang selalu ramai dikunjungi para peziarah, terutama saat bulan Ramadan. Tempat untuk menelusuri jejak Islam di Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Saat bulan Ramadan, kamu bisa mengunjungi tempat - tempat wisata religi di Bogor.

Salah satunya menelusuri jejak Islam di Bogor dengan mengunjungi makam-makam tokoh penyebar agama Islam.

Bagi kamu yang ingin melakukan wisata religi ke makam tokoh penyebar agama Islam di Bogor, ada 3 rekomendasi tempat wisatanya.

Tak ada biaya tiket masuk, alias HTM free. Berikut daftarnya:

1. Masjid Al-Mustofa

Masjid Al-Mustofa menyimpan Jejak Islam yang cukup dalam, karena masjid ini merupakan saksi sejarah perjalanan penyebaran agama Islam di Kota Bogor.

Masjid ini dibangun oleh dua tokoh penyebar agama Islam yang disegani saat itu, yakni Tubagus H. Mustofa Bakri asal Banten dan Raden Dita Manggala asal Cirebon.

Berdirinya masjid ini diperkirakan pada tanggal 2 Ramadan tahun 728 Hijriyah atau 8 Februari 1307.

Ciri khas bentuk Masjid Al-Mustofa yaitu bentuk bangunannya yang menggabungkan perbaduan antara gaya Cirebon dan Banten.

Di dalam masjid ini terdapat tiang-tiang kokoh yang dulunya terbuat dari kayu jati dengan sembilan buah goresan di bagian depan dekat mimbar.

Goresan tersebut menandakan jumlah wali songo (sembilan wali).

Di dalam masjid, terdapat kitab suci Al Quran yang ditulis tangan oleh Tubagus Al Mustofa.

Al Quran tersebut disimpan di dalam kotak kaca agar perawatannya terjaga.

Selain Al Quran, di sana juga terdapat buku khotbah sholat Jumat yang juga ditulis tangan oleh Tubagus Al Mustofa.

Tidak hanya itu, Masjid Al-Mustofa juga memiliki keunikan. Keunikan tersebut yaitu terdapat sumber mata air yang bisa diminum secara langsung dan dijadikan sebagai obat.

Uniknya lagi, sumber mata air ini tidak pernah kekeringan meskipun saat musim kemarau berkepanjangan.

Masjid Al-Mustofa berlokasi di Jalan Ciremei Ujung Kaum, Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Baca juga: Solusi Liburan Akhir Bulan, 6 Tempat Wisata di Bogor Ini HTM Cuma Rp 5.000, Ada yang Gratis!

2. Makam Raden Saleh Syarif Bustaman

Salah satu tempat yang selalu dikunjungi peziarah ketika datang ke Bogor yaitu Makam Raden Saleh.

Banyak peziarah yang berkunjung ke Makam Raden Saleh Bogor dikarenakan kewalian Raden Saleh dikenal sebagai Sayyid atau zuriyyah Nabi Muhammad SAW.

Makam Raden Saleh tidak sengaja ditemukan pada tahun 1923. Dahulu, makam tersebut pertama kali ditemukan oleh Mas Adoeng Wiraatmadja.

Saat itu, makam tertutup dengan ilalang yang sangat banyak dan pohon-pohon besar. Mas Adoeng melihat gundukan batu yang merupakan Makam Raden Saleh ketika menebang ilalang.

Di atas gundukan batu terdapat kalimat berbahasa Belanda yang diukir, dan makam tersebut terbuat dari marmer hitam.

Kalimat yang terdapat di batu nisannya adalah sebuah kalimat yang menyatakan bahwa makam tersebut adalah Makam Raden Saleh. Di sana juga dituliskan jasa-jasa yang telah Raden Saleh lakukan terhadap Indonesia.

Makam ini berada di gang kecil yang bernama Gang Raden Saleh. Di depan gang tersebut terdapat papan kecil dengan tulisan “Makam R Saleh” yang dibuat sebagai petunjuk lokasi makam.

Di sebelah Makam Raden Saleh terdapat makam istrinya, yakni Raden Ayu Danuredjo yang merupakan putri patih dalam Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat.

Makam Raden Saleh terletak di sebuah komplek pemakaman pahlawan di Bogor. Komplek pemakaman tersebut memiliki luas sekitar 900 meter dan dibatasi oleh pagar besi berwarna putih.

Tidak jauh dari area makam tersebut terdapat prasasti besar yang bertulis “Makam Raden Saleh Sjarif Bustaman, lahir di Semarang kira-kira tahun 1813/1816, wafat di Bogor tanggal 23 April 1880. Di bangun kembali oleh pemerintah Republik Indonesia.”

Saat ini Makam Raden Saleh dilengkapi Joglo atau bangunan tradisional masyarakat Jawa.

Dibuatnya joglo merupakan perwujudan ikhtiar dalam rangka menjaga dan memelihara peninggalan yang merupakan saksi sejarah.

Lokasinya ada di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Baca juga: 5 Curug di Bogor Ini HTM Cuma Rp 10 Ribu, Tempat Wisata yang Masih Menyimpan Keindahan Alami

3. Petilasan Embah Dalem

Petilasan Embah Dalem berada di kawasan Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan dekat dengan lokasi Prasasti Batu Tulis.

Letak petilasan yang jadi Jejak Islam di Bogor tersebut dikelilingi oleh pohon-pohon besar.

Bentuk bangunan dari petilasan ini terlihat seperti bangunan rumah yang di dalamnya terdapat bangunan yang dikhususkan untuk Petilasan Embah Dalem.

Embah Dalem adalah tokoh Sunda atau biasa disebut sebagai sesepuh Sunda yang berkontribusi dalam menyebarkan agama Islam.

Embah Dalem merupakan salah satu ulama dan juga guru besar di Kerajaan Pajajaran. Beliau juga merupakan guru dari Kian Santang (paman dari Sunan Gunung Jati).

Sayangnya, tidak banyak catatan tertinggal yang menceritakan tentang sejarah dirinya, hanya terdapat cerita berdasarkan turun temurun saja.

Meskipun begitu, hingga saat ini sangat banyak orang yang ziarah ke Petilasan Embah Dalem.

Orang-orang tersebut berkunjung ke petilasan beliau untuk mendoakan Embah Dalem.

Bahkan orang yang datang pun tidak hanya berasal dari Kota Bogor saja, melainkan dari luar Bogor dan luar pulau Jawa.

Petilasan Embah Dalem juga sudah diresmikan sebagai cagar budaya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor.

Situs Jejak Islam ini beralamat di Jalan Lawang Gintung Sekolah, Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved